Diterjang angin, ponton dermaga Penyengat ambruk
Rabu, 26 Desember 2018 18:52 WIB
Petugas kepolisian memasang garis polisi di reruntuhan ponton yang ambruk karena diterjang angin di Pulau Penyengat, Tanjungpinang, Rabu (26/12). Antaranews Kepri/Ogen
Tanjungpinang (Antaranews Kepri) - Ponton dermaga Pelabuhan Penyeberangan Rakyat Pulau Penyengat di Pelantar Kuning Tanjungpinang, ambruk pada Rabu (26/12) dini hari.
Ponton tersebut ambruk menyusul tumbangnya 6 tiang penyangga, akibat diterjang angin kencang dan gelombang tinggi.
"Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, tiga unit sepeda motor yang sedang terparkir di lokasi kejadian rusak tertimpa atap ponton," kata Kadishub Kota Tanjungpinang, Bambang Hartanto, Rabu (26/12).
Menurut Bambang, saat ini warga Pulau Penyengat yang menyebrang ke Tanjungpinang atau sebaliknya terpaksa menggunakan tangga darurat dermaga pelabuhan.
Ia menambahkan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau terkait peristiwa ini.
"Akan segera kita evakuasi puing-puing reruntuhannya dulu, supaya bisa digunakan kembali," tuturnya.
Selain itu, Bambang juga mengimbau kepada warga Pulau Penyengat agar selalu waspada dengan kondisi cuaca saat ini.
"Kondisi cuaca akhir tahun berpotensi buruk. Sehingga masyarakat perlu memperhatikan tingkat keamanan dan keselematan saat menyebrang," tutupnya.
Pantauan di lokasi, ponton yang mengalami kerusakan tersebut telah dipasang garis polisi oleh personel Polsek Tanjungpinang Kota.
"Kita menghindari terjadinya korban jiwa," ujar Kapolsek Tanjungpinang Kota, AKP Ahmad Reza Anugerah Arif.
Ponton tersebut ambruk menyusul tumbangnya 6 tiang penyangga, akibat diterjang angin kencang dan gelombang tinggi.
"Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, tiga unit sepeda motor yang sedang terparkir di lokasi kejadian rusak tertimpa atap ponton," kata Kadishub Kota Tanjungpinang, Bambang Hartanto, Rabu (26/12).
Menurut Bambang, saat ini warga Pulau Penyengat yang menyebrang ke Tanjungpinang atau sebaliknya terpaksa menggunakan tangga darurat dermaga pelabuhan.
Ia menambahkan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau terkait peristiwa ini.
"Akan segera kita evakuasi puing-puing reruntuhannya dulu, supaya bisa digunakan kembali," tuturnya.
Selain itu, Bambang juga mengimbau kepada warga Pulau Penyengat agar selalu waspada dengan kondisi cuaca saat ini.
"Kondisi cuaca akhir tahun berpotensi buruk. Sehingga masyarakat perlu memperhatikan tingkat keamanan dan keselematan saat menyebrang," tutupnya.
Pantauan di lokasi, ponton yang mengalami kerusakan tersebut telah dipasang garis polisi oleh personel Polsek Tanjungpinang Kota.
"Kita menghindari terjadinya korban jiwa," ujar Kapolsek Tanjungpinang Kota, AKP Ahmad Reza Anugerah Arif.
Pewarta : Ogen
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pelabuhan Batam Centre butuh tambahan ponton hadapi libur Natal dan Tahun Baru
04 December 2024 7:58 WIB, 2024
Gubernur Ansar: Peresmian ponton HDPE Tarempa perlancar akses warga pesisir
07 May 2024 8:18 WIB, 2024
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Menteri Kehutanan dan Delegasi Jepang hadiri aksi tanam mangrove KJK di momen HPN 2026
30 January 2026 18:07 WIB