Pemda diminta bantu keluarga Petugas Linmas meninggal
Senin, 29 April 2019 22:56 WIB
Muhammad Yusuf, Komisioner KPU Tanjungpinang. (Ogen)
Tanjungpinang (ANTARA) - KPU Tanjungpinang, Kepulauan Riau, meminta pemerintah daerah setempat untuk memberikan perhatian kepada keluarga Idrus Murdi (60), seorang petugas Linmas setempat yang meninggal dunia saat mengamankan Pemilu, Jumat (26/4) malam.
Komisioner KPU Tanjungpinang, Muhammad Yusuf Mahidin, menyatakan perhatian dimaksud dapat berupa santunan atau pekerjaan kepada istri atau keluarga yang ditinggalkan.
"Seperti Wali Kota Surabaya, Ibu Risma memberikan pekerjaan terhadap istri petugas KPPS yang meninggal di daerah setempat," kata Yusuf, di Tanjungpinang, Senin (29/4).
Yusuf mengatakan, KPU sendiri juga sudah mengusulkan data almarhum Idrus Murdi ke KPU pusat, supaya memperoleh santunan kematian.
Kata dia, KPU dan Kementerian Keuangan beberapa hari yang lalu sudah sepakat akan memberikan santunan kepada petugas Pemilu se-Indonesia yang meninggal saat bertugas .
Kendati demikian, ia mengaku tidak mengetahui besaran santunan yang akan diberikan kepada korban.
"Yang pasti sudah kita usulkan, kalau soal angka itu menjadi urusan pusat," ucapnya.
Dia menambahkan, almarhum Idrus Murdi mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tanjungpinang, Jumat malam.
Sebelumnya, korban sempat beberapa kali dirawat di rumah sakit tersebut, karena dipicu kelelahan menjaga TPS 41 di Kelurahan Sei Jang, Kecamatan Bukit Bestari, Rabu (17/9).
"Dari awal kondisi beliau sudah lemah, ia ada penyakit gula darah," ujarnya.
Komisioner KPU Tanjungpinang, Muhammad Yusuf Mahidin, menyatakan perhatian dimaksud dapat berupa santunan atau pekerjaan kepada istri atau keluarga yang ditinggalkan.
"Seperti Wali Kota Surabaya, Ibu Risma memberikan pekerjaan terhadap istri petugas KPPS yang meninggal di daerah setempat," kata Yusuf, di Tanjungpinang, Senin (29/4).
Yusuf mengatakan, KPU sendiri juga sudah mengusulkan data almarhum Idrus Murdi ke KPU pusat, supaya memperoleh santunan kematian.
Kata dia, KPU dan Kementerian Keuangan beberapa hari yang lalu sudah sepakat akan memberikan santunan kepada petugas Pemilu se-Indonesia yang meninggal saat bertugas .
Kendati demikian, ia mengaku tidak mengetahui besaran santunan yang akan diberikan kepada korban.
"Yang pasti sudah kita usulkan, kalau soal angka itu menjadi urusan pusat," ucapnya.
Dia menambahkan, almarhum Idrus Murdi mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tanjungpinang, Jumat malam.
Sebelumnya, korban sempat beberapa kali dirawat di rumah sakit tersebut, karena dipicu kelelahan menjaga TPS 41 di Kelurahan Sei Jang, Kecamatan Bukit Bestari, Rabu (17/9).
"Dari awal kondisi beliau sudah lemah, ia ada penyakit gula darah," ujarnya.
Pewarta : Ogen
Editor : Rusdianto Syafruddin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KPU Kepri ingatkan masa kampanye Pemilu 2024 lebih singkat dibanding 2019
29 July 2023 14:37 WIB, 2023
KPK sita dokumen kuota tembakau tahun 2016-2019 di kantor BP Tanjungpinang
28 March 2023 17:51 WIB, 2023
Survei SMRC: Pemilih Prabowo Subianto pada Pilpres 2019 bergeser ke Anies Baswedan
12 January 2023 17:05 WIB, 2023
Kepala BKPM jawab tantangan debat terbuka UU Cipta Kerja dengan aktivis
05 November 2020 4:17 WIB, 2020
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
China terbuka untuk dialog kembali dengan Jepang asal Takaichi tarik ucapan soal Taiwan
11 February 2026 11:16 WIB