Anggrek Merapi dilestarikan masyarakat Yogyakarta
Minggu, 7 Juni 2020 19:11 WIB
Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun saat meresmikan Kampung Anggrek di Dusun Ngipiksari, Hargobinangun, Kecamatan Pakem. Foto Antara/ HO-Humas Pemkab Sleman
Sleman (ANTARA) - Wakil Bupati Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Muslimatun mencanangkan rintisan kampung anggrek dan pelestarian anggrek Merapi di Dusun Ngipiksari, Hargobinangun, Kecamatan Pakem, Minggu.
Ketua Kelompok Masyarakat Produktif Merapi Desa Hargobinangun Sriyanto mengatakan saat ini yang telah dikembangkan di Dusun Ngipiksari berupa empat jenis tanaman anggrek yakni Vanda tricolor, anggrek tanah Scorpio, anggrek Onsidium, dan anggrek Merpati.
"Masyarakat ingin merintis kampung anggrek terutama anggrek Merapi sebagai upaya penangkaran, edukasi, dan wisata yg dikelola oleh masyarakat setempat," katanya.
Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun mengapresiasi kegiatan yang diadakan oleh masyarakat Dusun Ngipiksari tersebut, sejalan dengan situasi normal baru yang akan segera berjalan di daerah wisata.
"Maka kegiatan ini merupakan kegiatan sangat bagus, yang selain mengedukasi wisatawan juga mengedukasi masyarakat dalam memberikan wisata edukasi yang tidak massal, dapat dikunjungi dengan tetap mengacu pada protokol kesehatan," katanya.
Wabup Sleman juga mengapresiasi gerakan masyarakat Dusun Ngipiksari yang sudah menanam 700 batang anggrek Scorpio, dan dalam proses ditanam/ digantungkan pada tanaman induk di sepanjang lingkungan Dusun Ngipiksari.
"Ini dengan harapan pada periode tertentu bunga anggrek tersebut akan berbunga secara bersamaan, dan memperindah lingkungan wisata Kaliurang," katanya.
Ketua Kelompok Masyarakat Produktif Merapi Desa Hargobinangun Sriyanto mengatakan saat ini yang telah dikembangkan di Dusun Ngipiksari berupa empat jenis tanaman anggrek yakni Vanda tricolor, anggrek tanah Scorpio, anggrek Onsidium, dan anggrek Merpati.
"Masyarakat ingin merintis kampung anggrek terutama anggrek Merapi sebagai upaya penangkaran, edukasi, dan wisata yg dikelola oleh masyarakat setempat," katanya.
Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun mengapresiasi kegiatan yang diadakan oleh masyarakat Dusun Ngipiksari tersebut, sejalan dengan situasi normal baru yang akan segera berjalan di daerah wisata.
"Maka kegiatan ini merupakan kegiatan sangat bagus, yang selain mengedukasi wisatawan juga mengedukasi masyarakat dalam memberikan wisata edukasi yang tidak massal, dapat dikunjungi dengan tetap mengacu pada protokol kesehatan," katanya.
Wabup Sleman juga mengapresiasi gerakan masyarakat Dusun Ngipiksari yang sudah menanam 700 batang anggrek Scorpio, dan dalam proses ditanam/ digantungkan pada tanaman induk di sepanjang lingkungan Dusun Ngipiksari.
"Ini dengan harapan pada periode tertentu bunga anggrek tersebut akan berbunga secara bersamaan, dan memperindah lingkungan wisata Kaliurang," katanya.
Pewarta : Victorianus Sat Pranyoto
Editor : Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gunung Merapi meluncurkan guguran lava sebanyak 15 kali sejauh 1,8 kilometer
02 May 2024 11:49 WIB, 2024
Guguran lava Gunung Merapi meluncur empat kali sejauh 1,2 kilometer
02 February 2024 10:29 WIB, 2024
BPBD Agam sebut sebanyak 126 jiwa berada di zona berbahaya erupsi Marapi
12 January 2024 14:55 WIB, 2024
Terpopuler - Ekonomi & FTZ
Lihat Juga
Bapanas dan DKP2KH Kepri tekan harga daging sapi segar melalui Gerakan Pangan Murah
12 March 2026 13:51 WIB
Bandara Hang Nadim Batam proyeksi 280 ribu penumpang saat Angkutan Lebaran 2026
12 March 2026 12:31 WIB
Mudik Lebaran 2026: ASDP Batam beri diskon tiket 12 persen rute Punggur-Tanjung Uban
11 March 2026 10:27 WIB