Nelayan dapat bantuan mesin konversi BBM ke BBG
Rabu, 30 September 2020 15:42 WIB
Konversi BBM Ke BBG Nelayan. Salah seorang nelayan penerima bantuan mencoba memasang konverter kit pada tabung khusus LPG. (ANTARA FOTO/Dewi Fajriani)
Indramayu (ANTARA) - Sebanyak 667 nelayan kecil di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, mendapatkan bantuan mesin konversi bahan bakar minyak (BBM) ke bahan bakar gas (BBG) dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), upaya untuk meringankan ongkos melaut.
"Tahun ini ada 667 nelayan kecil yang mendapat bantuan dari Kementerian ESDM," kata Kepala Bidang Pemberdayaan Nelayan Kecil Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Indramayu Asep Suryana di Indramayu, Rabu.
Asep mengatakan pada tahun 2020 ini, di Kabupaten Indramayu terdapat 667 nelayan kecil yang mendapatkan bantuan mesin konversi BBM ke BBG dari Kementerian ESDM.
Dan mereka yang mendapatkannya kata Asep, yaitu nelayan kecil di mana mesin motornya menggunakan bahan bakar minyak jenis bensin.
"Ini khusus untuk nelayan yang perahunya berbahan bakar bensin," ujarnya.
Dia mengatakan dengan adanya program konversi BBM ke BBG ini diharapkan para nelayan bisa menghemat ongkos untuk melautnya.
Karena berdasarkan pengalaman para nelayan yang telah menggunakan mesin konversi ini, kata Asep, mereka bisa menghemat untuk bahan bakar sampai 30 persen daripada menggunakan BBM jenis bensin.
"Selama ini harga bensin juga lebih mahal apabila dibanding gas, maka konversi ini tentu sangat membantu para nelayan kecil," tuturnya.
Asep menambahkan di Kabupaten Indramayu jumlah nelayan kecil tercatat sebanyak 25 ribu dan untuk program konversi BBM ke BBG juga pernah diterima oleh nelayan lain pada tahun 2018 lalu.
"Tahun ini ada 667 nelayan kecil yang mendapat bantuan dari Kementerian ESDM," kata Kepala Bidang Pemberdayaan Nelayan Kecil Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Indramayu Asep Suryana di Indramayu, Rabu.
Asep mengatakan pada tahun 2020 ini, di Kabupaten Indramayu terdapat 667 nelayan kecil yang mendapatkan bantuan mesin konversi BBM ke BBG dari Kementerian ESDM.
Dan mereka yang mendapatkannya kata Asep, yaitu nelayan kecil di mana mesin motornya menggunakan bahan bakar minyak jenis bensin.
"Ini khusus untuk nelayan yang perahunya berbahan bakar bensin," ujarnya.
Dia mengatakan dengan adanya program konversi BBM ke BBG ini diharapkan para nelayan bisa menghemat ongkos untuk melautnya.
Karena berdasarkan pengalaman para nelayan yang telah menggunakan mesin konversi ini, kata Asep, mereka bisa menghemat untuk bahan bakar sampai 30 persen daripada menggunakan BBM jenis bensin.
"Selama ini harga bensin juga lebih mahal apabila dibanding gas, maka konversi ini tentu sangat membantu para nelayan kecil," tuturnya.
Asep menambahkan di Kabupaten Indramayu jumlah nelayan kecil tercatat sebanyak 25 ribu dan untuk program konversi BBM ke BBG juga pernah diterima oleh nelayan lain pada tahun 2018 lalu.
Pewarta : Khaerul Izan
Editor : Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Begini kesaksian warga Indramayu soal lima jenazah terkubur di satu liang
03 September 2025 12:44 WIB
Bareskrim asistensi penyidikan penyalahgunaan zakat Pondok Pesantren Al Zaytun
19 July 2023 18:32 WIB, 2023
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Pemprov Kepri hadirkan pangan murah melalui gerakan pangan murah serentak 2026
13 February 2026 15:19 WIB