Ketum PBNU positif COVID-19
Senin, 30 November 2020 19:07 WIB
Ketua Umum Nahdatul Ulama (PBNU), Said Aqil Siroj (17/3). FOTO ANTARA/Reno Esnir/ss/pd. (ANTARA/RENO ESNIR)
Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Said Aqil Siroj meminta doa dari masyarakat agar segera diberi kesembuhan.
“Atas arahan beliau kami diminta menyampaikan kabar ini dengan harapan dan memohon doa dari bapak ibu khususnya para masayikh menjalani masa penyembuhan ini,” kata Sekretaris Pribadi Said Aqil, Sofwan Erce, kepada wartawan di Jakarta, Senin.
Sofwan mengatakan hasil tes usap PCR Said menunjukkan positif dan saat ini dalam keadaan yang baik.
Ketum PBNU, kata dia, dirawat secara intensif di sebuah rumah sakit di Jakarta.
Menurut dia, dalam beberapa kali kesempatan Said berpesan kepada masyarakat bahwa COVID-19 bukanlah aib dan buruk.
“Bisa menimpa siapa saja dari latar belakang apa saja. Mari jaga pesan beliau bagi warga NU khususnya tetap patuhi protokol kesehatan,” kata dia.
Sofwan mengatakan sebagai orang yang ada di sekitar Said membuat dirinya melakukan tes usap dan sedang menunggu hasil tes.
“Dan karena memiliki riwayat kontak langsung dengan beliau, saya sendiri sedang menunggu hasil SWAB PCR.” katanya.
“Atas arahan beliau kami diminta menyampaikan kabar ini dengan harapan dan memohon doa dari bapak ibu khususnya para masayikh menjalani masa penyembuhan ini,” kata Sekretaris Pribadi Said Aqil, Sofwan Erce, kepada wartawan di Jakarta, Senin.
Sofwan mengatakan hasil tes usap PCR Said menunjukkan positif dan saat ini dalam keadaan yang baik.
Ketum PBNU, kata dia, dirawat secara intensif di sebuah rumah sakit di Jakarta.
Menurut dia, dalam beberapa kali kesempatan Said berpesan kepada masyarakat bahwa COVID-19 bukanlah aib dan buruk.
“Bisa menimpa siapa saja dari latar belakang apa saja. Mari jaga pesan beliau bagi warga NU khususnya tetap patuhi protokol kesehatan,” kata dia.
Sofwan mengatakan sebagai orang yang ada di sekitar Said membuat dirinya melakukan tes usap dan sedang menunggu hasil tes.
“Dan karena memiliki riwayat kontak langsung dengan beliau, saya sendiri sedang menunggu hasil SWAB PCR.” katanya.
Pewarta : Anom Prihantoro
Editor : Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Ketum PBNU minta capres-cawapres tidak mengatasnamakan NU di Pilpres 2024
02 September 2023 16:53 WIB, 2023
Bahas Pemilu 2024, Plt Ketum PPP temui Wakil Rais Aam PBNU KH Afifuddin Muhajir
25 March 2023 6:20 WIB, 2023
Ketua PBNU kecam dalih "sudah telepon Allah" dalam menentukan Lebaran Jamaah Masjid Aolia
06 April 2024 15:53 WIB, 2024
Gus Yahya: PBNU tidak terlibat dukung salah satu capres di Pemilu 2024
29 January 2024 11:32 WIB, 2024
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
KSOP Batam evakuasi 9 awak kapal MV Golden Star 1 yang tenggelam di Selat Malaka
06 June 2026 12:21 WIB