Warga Riau dilatih membuat roti untuk bangkit dari pandemi
Selasa, 26 Januari 2021 6:24 WIB
Arsip. Pekerja sedang membuat roti. (ANTARA/Ampelsa)
Pekanbaru (ANTARA) - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop-UKM) Provinsi Riau melatih sebanyak 100 pekerja asal Kota Pekanbaru untuk membuat roti berkualitas sebagai usaha untuk bangkit di masa pandemi.
"Pelatihan bagi 100 peserta itu bekerjasama dengan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melalui Balai Diklat Industri Medan. Mereka adalah pekerja yang usianya di bawah 30 tahun, dan mereka mendapat pembinaan selama 12 hari," kata Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop-UKM) Riau, Asrizal, di Pekanbaru, Senin.
Dia mengatakan, untuk tahap awal peserta sesuai jadwal sejak Jumat hingga Minggu mereka sudah mengikuti ujian sertifikasi kompetensi standar Asia, sisanya pelatihan yang meliputi peningkatan pengetahuan dan keterampilan tenaga kerja Riau dalam membuat roti.
Selain mendapatkan peningkatan wawasan, katanya, peserta juga diharapkan dapat memiliki keterampilan membuat roti yang dilengkapi dengan sertifikasi kompetensi pembuatan roti dengan standar Asia.
"Peserta sendiri berasal dari tenaga kerja dari kelompok usaha bersama yang baru tamat sekolah atau kuliah namun belum bekerja," katanya.
Setelah pelatihan ini, ia berharap akan tercipta wirausaha baru di bidang pembuatan roti. Mereka pun juga bisa bekerja di perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja sesuai kompetensinya.
Dia berharap kegiatan ini bisa menggairahkan kembali roda perekonomian yang saat ini lesu karena terpaan COVID-19 yang melanda hampir di seluruh wilayah Tanah Air.
"Pelatihan bagi 100 peserta itu bekerjasama dengan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melalui Balai Diklat Industri Medan. Mereka adalah pekerja yang usianya di bawah 30 tahun, dan mereka mendapat pembinaan selama 12 hari," kata Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop-UKM) Riau, Asrizal, di Pekanbaru, Senin.
Dia mengatakan, untuk tahap awal peserta sesuai jadwal sejak Jumat hingga Minggu mereka sudah mengikuti ujian sertifikasi kompetensi standar Asia, sisanya pelatihan yang meliputi peningkatan pengetahuan dan keterampilan tenaga kerja Riau dalam membuat roti.
Selain mendapatkan peningkatan wawasan, katanya, peserta juga diharapkan dapat memiliki keterampilan membuat roti yang dilengkapi dengan sertifikasi kompetensi pembuatan roti dengan standar Asia.
"Peserta sendiri berasal dari tenaga kerja dari kelompok usaha bersama yang baru tamat sekolah atau kuliah namun belum bekerja," katanya.
Setelah pelatihan ini, ia berharap akan tercipta wirausaha baru di bidang pembuatan roti. Mereka pun juga bisa bekerja di perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja sesuai kompetensinya.
Dia berharap kegiatan ini bisa menggairahkan kembali roda perekonomian yang saat ini lesu karena terpaan COVID-19 yang melanda hampir di seluruh wilayah Tanah Air.
Pewarta : Frislidia
Editor : Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Badan Bahasa tekankan pentingnya revitalisasi Bahasa Melayu bagi anak-anak
29 January 2026 16:48 WIB
Polda Kepri minta klarifikasi dari pelapor terkait video bermuatan asusila ASN
05 January 2026 14:31 WIB
Imigrasi Ranai sebut 1.233 WNA dan WNI Lintasi Natuna-Riau selama tahun 2025
23 December 2025 11:07 WIB
Terpopuler - Ekonomi & FTZ
Lihat Juga
Disbudpar Batam sebut transportasi AirFish tambah daya tarik wisman Singapura
07 February 2026 11:30 WIB
Harga emas di Pengadaian Sabtu 7 Februari, UBS Rp2,961 juta/gr dan Galeri24 Rp2,946 juta/gr
07 February 2026 9:12 WIB
Harga emas hari ini 6 Februari di Pegadaian, UBS Rp2,988 juta/gr dan Galeri24 Rp2,974 juta/gr
06 February 2026 8:27 WIB