
Polresta Tanjungpinang berpatroli antisipasi kejahatan konvensional selama Nataru

Tanjungpinang (ANTARA) - Polresta Tanjungpinang, Polda Kepulauan Riau (Kepri), mengantisipasi maraknya kejahatan konvensional pada perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), dengan meningkatkan pengamanan dan patroli di wilayah rawan.
Kapolresta Tanjungpinang Kombes Pol Hamam Wahyudi di Tanjungpinang, Jumat, mengatakan dari total empat kecamatan di daerah itu, di antaranya Kecamatan Tanjungpinang Timur menjadi fokus pengamanan selama Nataru.
Selain Kecamatan Tanjungpinang Timur merupakan wilayah terpadat penduduk dengan aktivitas jemaat gereja paling banyak dibanding tiga kecamatan lainnya, juga wilayah ini memiliki tingkat kerawanan kejahatan konvensional paling tinggi, terutama di kawasan Ganet dan Bintan Center.
"Kasus kejahatan yang sering terjadi, misalnya pencurian kendaraan motor, pencurian biasa, pencurian dengan pemberatan hingga penganiayaan," kata Hamam.
Baca juga: Polresta Tanjungpinang awasi tempat biliar cegah kejahatan
Oleh karena itu, kata Hamam, pihaknya meningkatkan patroli terbuka maupun tertutup guna menjamin keamanan dan kelancaran perayaan Nataru, terutama di Tanjungpinang Timur.
Ia memaparkan sejauh ini perayaan Natal di wilayah Tanjungpinang secara umum berlangsung aman dan kondusif.
Dia menjelaskan pihak kepolisian telah menempatkan personel gabungan 10 - 12 orang di tiap-tiap gereja selama perayaan Nataru.
"Kami turut melibatkan tim penjinak bom Polda Kepri guna melakukan sterilisasi gereja dari ancaman teror bom selama Nataru," ungkapnya.
Baca juga: Dinkes Kepri: Jumlah pendaftar program cek kesehatan gratis capai 321.196 orang
Hamam menyebutkan sebanyak 291 personel gabungan dari Polri, TNI, pemerintah daerah, dan unsur pendukung dikerahkan selama operasi yang berlangsung 14 hari, mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.
Pengamanan difokuskan di gereja, tempat wisata, pelabuhan, dan bandara karena menjadi titik aktivitas masyarakat, termasuk antisipasi balap liar yang kerap terjadi saat libur sekolah.
"Seluruhnya mendapat pengamanan yang sama tanpa perbedaan, sehingga pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal, khususnya selama periode Nataru," katanya.
Baca juga: 15 warga binaan Lapas Narkotika Tanjungpinang dapat remisi Natal 2025
Pewarta : Ogen
Editor:
Laily Rahmawaty
COPYRIGHT © ANTARA 2026
