Natuna mundur sebagai peserta STQH Provinsi Kepri 2021

id STQH secara virtual,STQH Provinsi Kepri 2021 digelar,STQH Provinsi digelar secara virtual,STQH Provinsi Kepri 2021

Natuna mundur sebagai peserta STQH Provinsi Kepri 2021

Gubernur Provinsi Kepri Ansar Ahmad usai membuka kegiatan STQH 2021 di Aula Wan Seri Beni, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Selasa (27/7). (Ogen)

Tanjungpinang (ANTARA) - Kabupaten Natuna mengundurkan diri sebagai peserta  seleksi tilawatil quran dan hadis (STQH) IX Tahun 2021 yang diadakan Pemprov Kepri secara virtual dan kegioatan tersebut  hanya diikuti enam kabupaten/kota setempat karena Kabupaten Nantuna memutuskan mundur sebagai peserta.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad, Selasa menjelaskan, absennya Natuna pada kegiatan tersebut dengan berbagai pertimbangan.

Selain masalah pandemi COVID-19, daerah yang berada di ujung utara Indonesia itu mengaku belum didukung perangkat teknologi dan sinyal memadai untuk mengikuti proses STQH virtual.

“Karena kondisi pandemi yang belum berakhir, makanya hajatan STQH ini diputuskan digelar secara virtual. Untuk kesiapan jaringan didukung Dinas Komunikasi dan Informasi Pemprov Kepri,” kata Gubernur Ansar usai membuka secara resmi kegiatan STQH di Aula Wan Seri Beni, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Selasa (27/7).

Ansar berharap STQH ini semakin meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan bagi semua masyarakat umat Islam dan mensyiarkan nilai-nilai yang terkandung dalam al-qur’an.

Dia menginginkan adanya pembinaan yang baik kepada bakat-bakat potensial di Kepri setelah pelaksanaan STQH ini, sehingga tidak hanya mampu mengharumkan nama Kepri di tingkat nasional tetapi sampai dengan tingkat internasional.

“Dengan demikian arti STQH akan menjadi suatu wadah dalam jalan beragama yang lebih humanis dan terbuka bagi Kepri,” ujar Ansar.

Sementara itu, Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kepri Marlin Agustina menyatakan pelaksanaan STQH virtual ini pertama kali digelar di daerah tersebut.

Seluruh cabang tilawah diperlombakan melalui sistem live streaming. Marlin berharap kegiatan itu berjalan dengan baik dan lancar, tanpa mengalami gangguan sistem jaringan.

“Kita ingin hasil yang terbaik, kendati STQH tahun 2021 digelar secara virtual. Semua pihak yang terlibat harus memastikan kesuksesan acara ini,” ujar Marlin.

Sekretaris Panitia STQH 2021 Aiyub mengatakan pada seleksi kali ini ada empat cabang yang diperlombakan, yakni tilawah, hifzil quran, tafsir, dan hadis.

Kemudian, dari empat cabang tersebut ada 20 golongan ditambah lomba qasidah. Secara keseluruhan ada 107 perserta yang bertanding.

“Pemenang pada hajatan STQ Kepri ini berpeluang membawa nama besar Kepri untuk bertanding di STQ Nasional ke 26 yang dilaksanakan pada 16-25 Oktober 2021 di Provinsi Maluku Utara,” jelas Aiyub.
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar