Logo Header Antaranews Kepri

Jelang laga puncak Piala Thomas 2022, Indonesia matangkan persiapan

Sabtu, 14 Mei 2022 17:34 WIB
Image Print
Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo (kiri) dan Mohammad Ahsan (kanan) mengembalikan kok ke arah lawannya pasangan pebulu tangkis ganda putra Jepang Takuro Hoki dan Yugo Kobayashi dalam pertandingan babak semifinal final Piala Thomas 2022 di Impact Arena, Bangkok, Thailand, Jumat (13/5/2022). Kevin/Ahsan menang dengan skor 22-20, 8-21 dan 24-22 dan membawa Indonesia unggul sementara atas Jepang 2-0. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc.

Bangkok (ANTARA) - Satu hari menjelang pertandingan babak final Piala Thomas 2022, timnas bulu tangkis Indonesia bekerja guna mematangkan strategi dan persiapan agar bisa menundukkan India di Impact Arena Bangkok, Thailand, Minggu (15/5).

"Indonesia sangat serius menghadapi partai final Piala Thomas lawan India besok. Sore ini mereka berlatih agar lebih siap menghadapi partai final," tutur manajer tim Hendro Santoso di Bangkok, Sabtu.

Para pemain diminta fokus untuk berlatih dan lebih banyak tinggal di kamar hotel.

Menyangkut susunan pemain yang akan diturunkan, tim masih harus berdiskusi dengan pelatih, pelatih fisik, dokter, hingga tim psikolog. Nama-nama pemain baru akan diserahkan pada hari Minggu, atau sekitar empat jam sebelum pertandingan digelar.

"Kami baru besok pagi berdiskusi untuk menyusun formasi pemain yang akan diturunkan lawan India. Yang pasti, kami turunkan kekuatan terbaik," kata Hendro.

Sementara itu, pelatih tunggal putra Irwansyah, memastikan semua pemainnya dalam kondisi baik. Hanya saja pertarungan melawan Jepang di semifinal pada Jumat malam membuat para pemain letih. Dengan beristirahat penuh hari ini, ia optimistis kondisi pemainnya bakal kembali bugar.

Irwansyah juga telah menyampaikan kepada anak didiknya, bahwa mereka harus dalam kondisi siap tempur saat menghadapi India. Siapapun yang terpilih, harus siap untuk sumbang angka.

"Performa Ginting juga makin bagus. Rasa percaya dirinya juga makin tumbuh. Ini hal yang positif, apalagi dia kemarin bisa kalahkan Momota," papar Irwansyah.

Sementara pelatih ganda putra Herry Iman Pierngadi sudah mewanti-wanti pemainnya mau berjuang keras di final. Lawan India tentu tidak mudah dan perlu penampilan yang ekstra.

"Untuk pertandingan besok, saya minta pemain wajib kerja ekstra keras. Ibaratnya, kepala jadi kaki, kaki jadi kepala," tuturnya.

Untuk menurunkan susunan pemain, Herry akan melihat bagaimana hasil latihan sore ini. Setelah itu, baru berdiskusi secara personal dengan pemainnya.

"Sebetulnya semua pemain siap dimainkan. Tetapi saya akan berbicara secara personal dulu dengan mereka untuk melihat bagaimana kesiapan fisik, teknik, dan terutama mentalnya. Karena ini partai final yang sangat tidak mudah," pungkas Herry.



Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026