Logo Header Antaranews Kepri

Target Produksi Timah di Karimun 5.000 Ton

Rabu, 28 Juli 2010 18:40 WIB
Image Print

Karimun (ANTARA News) - PT Timah Tbk unit Kundur, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau menargetkan produksi timah di daerah setempat 5.000 ton pada 2010.

"Target produksi kami di unit Kundur tahun ini 5.000 ton, sama seperti tahun lalu," kata Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum PT Timah Tbk, Surawardi, ketika bakti sosial di Rumah Sakit Bhakti Timah, Kecamatan Tebing, Rabu 28 Juli 2010.

Surawardi mengatakan, areal eksploitasi masih difokuskan di darat maupun laut Pulau Kundur dan sekitarnya.

"Kami tidak dapat memaparkan kandungan cadangan timah Kundur karena menyangkut potensi alam strategis bagi negara. Yang jelas, kandungan timahnya masih besar dan pencapaian target sangat bergantung pada kesinambungan kegiatan tambang," ucapnya.

Ia menuturkan, total areal kuasa penambangan (KP) yang dimiliki badan usaha milik negara (BUMN) ini di Karimun mencapai 25.000 hektare yang terus dieksplorasi guna meningkatkan kapasitas produksi.

"Eksplorasi kami fokuskan pada areal KP yang kami miliki, termasuk 'DU 747' di perairan Desa Pongkar Tebing yang akan diperdalam oleh Pemerintah Karimun," katanya.

Menurut dia, rencana pendalaman alur oleh pemerintah daerah di lokasi itu tidak menghambat eksplorasi.

"Kami menjalin komunikasi sinergi dengan pemerintah daerah. Cadangan timah di sana akan dieksploitasi lebih dulu sebelum pendalaman alur dilakukan," ungkapnya.

Mengenai kontribusi perusahaan terhadap pemerintah baik pusat maupun daerah, Surawardi memaparkan, selaku BUMN, keberadaan PT Timah memang bertujuan memberikan pendapatan bagi negara.

"Kontribusi yang kami berikan dapat berbentuk royalty sebesar 3 persen, sewa lahan, pajak langsung maupun tidak langsung dan lainnya. Angka-angkanya saya tidak memaparkannya di sini," tuturnya.

Sedangkan untuk masyarakat, menurut dia, perusahaan memiliki dana dari program corporate social responsibilty yang setiap tahun dialokasikan sebagai bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat dan lingkungan sekitar.

"Tahun ini alokasi dana CSR di unit Kundur Rp6 miliar, sama seperti tahun lalu," katanya. (M012/Btm1)



Pewarta :
Editor: Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026