
Anas: Jangan Politisasi Kasus Bansos

Batam (ANTARA News) - Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum mengatakan kasus bantuan sosial Pemerintah Kota Batam di bawah Wali Kota Batam Ahmad Dahlan yang juga Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat Batam, jangan dipolitisasi.
"Masalah itu jangan dipolitisasi," kata Anas setelah melantik Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat Batam Ahmad Dahlan, di Batam, Kepulauan Riau, Rabu 4 Agustus 2010.
Ia mengatakan, masalah hukum harus diselesaikan secara hukum, tidak kemudian dikaitkan ke politik.
Anas membantah masalah bansoi yang membelit pemerintahan Ahmad Dahlan akan menurunkan popularitas Ketua DPC itu dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Batam 2010.
Meski begitu, dia tidak berani memastikan partai yang dipimpinnya akan mengusung Ahmad Dahlan sebagai calon wali kota.
Ia mengatakan, sebelum mengusung sosok tertentu, pengurus partai akan melakukan serangkaian penyaringan, termasuk mengenai tingkat popularitas melalui survei.
Partai Demokrat masih menggodok siapa yang akan dicalonkan. "Tentunya, yang terbaik di partai akan maju," kata dia.
Ia mengatakan, dewan pimpinan cabang yang akan menentukan siapa yang diusung Partai Demokrat.
Saat ini, kata Anas, Partai Demokrat tengah melakukan komunikasi lintas partai untuk membangun koalisi dalam Pilkada Batam.
Selain membangun koalisi, partai juga melakukan survei untuk menentukan calon yang paling tepat untuk didukung, kata dia.
Sementara itu, Ketua DPC Demokrat Batam Ahmad Dahlan mengatakan, masih menunggu partai apakah dirinya akan diusung sebagai calon Wali Kota Batam 2011-2016.
"Belum, tunggu dari DPP," kata dia. (T.Y011/B/S023/*Btm1)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
