
Kepri raih posisi ketujuh pada MTQ Nasional 2022 di Kalsel

Tanjungpinang (ANTARA) - Kafilah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) berhasil meraih posisi ketujuh dalam gelaran Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXIX Tahun 2022 di Kalimantan Selatan (Kalsel) dengan membawa pulang enam gelar juara dari berbagai cabang perlombaan.
Wakil Gubernur Kepri Marlin Agustina di Tanjungpinang, Rabu, memberikan apresiasi atas torehan prestasi yang berhasil diraih putera dan puteri terbaik daerah setempat.
Capaian ini merupakan bukti atas kerja keras yang ditunjukkan Kafilah Kepri selama MTQ Nasional berlangsung.
Baca juga:
Tiga anak alami gagal ginjal akut di Kepri
Dinkes Kepri ingatkan masyaraat waspadai gangguan ginjal akut pada anak
"Kami sangat bangga dengan prestasi yang diraih, deretan juara yang berhasil kita menangkan membuat nama Kepri semakin diperhitungkan dalam MTQ Nasional," katanya.
Marlin yang juga Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kepri itu berharap prestasi yang sudah diraih tersebut dapat terus ditingkatkan pada ajang MTQ Nasional berikutnya.
Ia pun berkomitmen mendukung penuh pembinaan Kafilah Kepri tak hanya pada saat menghadapi MTQ, namun terus berkelanjutan.
"Pembinaan juga fokus bagaimana mewujudkan SDM yang mencintai Al Quran dan mengimplementasikan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya untuk kehidupan sehari-hari," ucap Marlin.
Baca juga:
Pemkot Batam gelar operasi pasar di 20 lokasi hingga akhir tahun 2022
Warga selamatkan paus terdampar di Pulau Laut Natuna
Adapun enam finalis MTQ Nasional XXIX asal Kepri yang menyabet juara. Mereka adalah M. Aria Marshal yang meraih juara satu cabang tilawah anak-anak, Nanda Anan Mumtaz juara tiga cabang 1 juz dan tilawah, Atikah Dwi Lestari juara tiga cabang tafsir bahasa Indonesia.
Lalu, Zulaikha juara dua cabang qiraat murattal remaja, Syamimi Assahira meraih juara satu cabang 5 juz dan tilawah, dan Leni Marlinda meraih juara satu cabang tuna netra.
Penutupan MTQ Nasional XXIX di Kalsel digelar di Astaka Utama Kiram Park, Kabupaten Banjar, Selasa (18/10) malam. Penutupan dilakukan secara resmi oleh Wakil Menteri Agama RI Zainut Tauhid Sa’adi.
Pewarta : Ogen
Editor:
Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
