Bayi Lahir dengan Usus Terburai di Batam

id usus, delvin usus, bayi, usus terburai, rumah sakit st elizabeth, rumah sakit awal bross, awal, bros, tun, rumah sakit tun aminah, batam, kepulauan ri

Batam (ANTARA News) - Seorang bayi terlahir dengan kelainan di dinding perut yang menyebabkan usus terburai.

Dokter Rumah Sakit Awal Bros (RSAB) Batam dr.Joko Prasetyo yang menangani Delfin Ifander di Batam, Senin 9 Agustus 2010, mengatakan usus Delfin ke luar dari perut akibat kelainan pada dinding perut.

"Dinding perut bayi Delfin tidak utuh," kata Joko.

Penyakit yang diderita Delfin akibat kelainan genetik, kata dokter.

Selain kelainan pada dinding perut, menurut Joko, kondisi Delfin sehat dengan berat badan 3 kg dan panjang 40 cm. Sedangkan fungsi dan organ tubuh lainnya dalam keadaan normal.

Ia mengatakan Delfin harus dioperasi untuk menyusun kembali usus dan memasukkannya ke dalam perut.

Delfin, kata dia, harus ditangani dokter bedah anak. Namun, RSAB tidak memiliki fasilitas tersebut.

Rencananya, Delfin, dengan biaya Yayasan Budhayana, akan dirujuk ke Rumah Sakit Tun Aminah, Johor, siang ini.

Perwakilan Yayasan Budhayana, Vera, mengatakan Bayi Delfin lahir di Rumah Sakit St. Elizabeth, Batam, Sabtu (7/8).

Namun, dengan kondisi usus delfin yang memprihatinkan, Rumah Sakit St. Elisabeth langsung merujuk Delfin ke Rumah Sakit Otorita Batam (RSOB).

"Tetapi, ternyata RSOB juga tidak mampu menangani Delfin, makanya dirujuk ke RSAB," kata dia.

Dengan alasan tidak memiliki dokter spesialis bedah anak, maka Delfin harus berobat di Malaysia, kata dia.

Ia memperkirakan, biaya bedah Delfin mencapai sekitar Rp600 juta.

Sementara itu, orang tua pasien, Cipto, mengatakan harapan agar anaknya dapat pengobatan yang terbaik.

 "Mudah-mudahan dengan dibawa ke Malaysia, maka kondisinya bisa normal," kata dia.

Delfin merupakan anak pertama dari Yosi Maria Suci dan Cipto, warga Baloi yang bekerja Drydocks World. (YJN//M020/Btm1)
Editor: Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar