Logo Header Antaranews Kepri

Mahfud MD sebut ada aparat bekingi usaha tambang

Selasa, 13 Desember 2022 19:28 WIB
Image Print
Tangkapan layar Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD saat memberikan sambutan pada acara Rakernas Satgas Saber Pungli di Jakarta, Selasa, yang ditayangkan di Youtube Kemenko Polhukam. (ANTARA/Syaiful Hakim)

Jakarta (ANTARA) -

Menko Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD menyebutkan ada aparat yang membekingi usaha pertambangan.
"Saya katakan loh kenapa kita berpura-pura bahwa ini ada beking. Kita ndak bisa selesaikan karena senior yang beking. Kenapa kita pura-pura, mari kita selesaikan ini," kata Mahfud dalam Rapat Kerja Nasional Satgas Saber Pungli di Jakarta, Selasa, sebagaimana yang ditayangkan di Youtube Kemenko Polhukam.
Bahkan, kata dia melanjutkan, ada aparat yang membekingi penarikan pungutan di sebuah perumahan warga, namun tidak ada yang menindak.
Dalam kesempatan itu ia menyampaikan, saat ini pemerintah sedang berupaya memperbaiki tata kelola pertambangan.
Menurut dia, ada izin usaha pertambangan atau izin hak pengusahaan hutan yang merugikan negara, namun tetap diberikan secara sah sehingga pemerintah menunggu masa izin tersebut habis.
"Kalau kita langsung cabut gak boleh, itu melanggar hukum sehingga banyak sekali masalah yang dulu dikontrakkan dengan cara kolutif," kata Mahfud.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Menkopolhukam: Ada aparat bekingi usaha tambang



Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026