Logo Header Antaranews Kepri

Pemprov Kepri jamin harga bahan pokok stabil sehari jelang natal

Sabtu, 24 Desember 2022 19:13 WIB
Image Print
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad mengenakan baju kurung dan tanjak (topi) khas Melayu. (FOTO ANTARA/Ogen)
Harga cabai naik jadi Rp62.429 per kilogram dan telur ayam ras sebesar 1.943 per butir. Ini dipicu berkurangnya pasokan, sementara permintaan tinggi

Tanjungpinang (ANTARA) - Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad memastikan harga bahan pokok terpantau stabil sehari jelang hari raya Natal 2022, karena hanya sedikit mengalami fluktuatif pada komoditi cabai dan telur ayam ras.

"Harga cabai naik jadi Rp62.429 per kilogram dan telur ayam ras sebesar 1.943 per butir. Ini dipicu berkurangnya pasokan, sementara permintaan tinggi," kata Gubernur Ansar di Tanjungpinang, Sabtu.

Pihaknya terus upaya menekan lonjakan harga bahan pangan jelang Natal 2022 dan Tahun Baru 2022 dengan melaksanakan operasi pasar atau pasar murah yang melibatkan stakeholder terkait.

Ia juga sudah meminta masing-masih kabupaten/kota melaksanakan pasar murah sebagai upaya menjaga angka inflasi dan daya beli masyarakat.

Menurutnya pada saat ini juga dibutuhkan efisiensi jalur distribusi bahan kebutuhan pokok yang bisa memangkas harga dan waktu pengiriman, terutama tujuan pulau-pulau terluar seperti Anambas dan Natuna.

Untuk angkutan kapal penyeberangan harus diutamakan dulu bagi kendaraan yang mengangkut komoditas bahan pangan.

"Ketersediaan armada harus selalu diperhatikan agar mencukupi," ujarnya.

Ia optimistis dengan sinergi yang kuat dalam Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) berkontribusi terhadap penurunan inflasi volatile food menjadi 2,71 persen (year on year) dan IHK Kepri menjadi 5,26 persen (year on year) atau terendah kedua di Sumatera.

"Inflasi di Kepri masih di atas sasaran, sehingga upaya pengendalian oleh TPID perlu diperkuat terutama dengan menjaga dampak second round effect dan memastikan ketersediaan pasokan bahan pangan," katanya.

Lebih lanjut, Gubernur meminta seluruh jajaran pemerintah kabupaten dan kota bekerja sama dengan TNI dan Kepolisian untuk menjaga keamanan di daerah masing-masing pada perayaan natal dan tahun baru.

Menurutnya kondusifitas di Kepri selama ini sudah teruji bertahun-tahun. Kepri sangat jarang diterpa isu-isu SARA yang membuktikan toleransi dan persaudaraan antar golongan di Kepri begitu kuat.

"Modal kemajemukan itu yang menjadi modal utama kita untuk terus menjaga kondusifnya suasana," katanya.

Ia menginstruksikan Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) dan Angkasa Pura selalu memperhatikan kondisi cuaca yang selalu berubah-ubah di akhir tahun.

Ia menekankan pentingnya bagi KSOP dan operator kapal untuk terus memeriksa keselamatan dan kelayakan armada untuk berlayar.

"Gelombang tinggi semakin sering terjadi di akhir tahun seperti ini, jadi sangat penting sekali bagi kita untuk terus mengecek kelayakan armada sebelum berangkat," demikian Ansar Ahmad.



Pewarta :
Editor: Nikolas Panama
COPYRIGHT © ANTARA 2026