
KSPSI Karimun Usul Upah Setara Hidup Layak

Karimun (ANTARA News) - Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Cabang Karimun, Provinsi Kepulauan Riau mengusulkan besaran upah minimum pada tahun depan setara angka kebutuhan hidup layak.
''Usulan agar upah minimum kabupaten (UMK) 2011 sama dengan kebutuhan hidup layak (KHL) wajar karena KHL cerminan biaya hidup sehari-hari,'' kata Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Karimun Hanis Jasni di Tanjung Balai Karimun, Kamis.
Jika pengusaha menginginkan UMK lebih kecil dari KHL, maka dia berharap besarannya tidak terlalu rendah sehingga memberatkan kaum pekerja.
"Kami optimistis usulan ini menjadi pertimbangan dalam pertemuan tripartit, Disnaker, Apindo dan KSPSI,'' katanya.
Saat ini, tutur dia, besaran KHL belum ditetapkan karena masih dalam tahap survei harga kebutuhan pokok di pasaran.
KHL, kata dia, merupakan acuan penetapan UMK sebagaimana diatur dalam UU Ketenagakerjaan.
Tahun lalu, UMK Karimun ditetapkan sebesar Rp935.000 dengan besaran KHL Rp1,2 juta. UMK 2010 meningkat dibandingkan 2009 yang sebesar Rp899.000.
''Perkiraan kami angka KHL sedikit lebih rendah, bisa saja sebesar Rp1,1 juta atau lebih. Hal ini didasarkan harga beberapa kebutuhan pokok mengalami penurunan,'' tuturnya.
Namun demikian, lanjut dia, penurunan besaran KHL bukan berarti UMK ikut turun.
''Besaran UMK 2011 kami harapkan paling rendah Rp1 juta, namun kami tetap berharap sama seperti KHL,'' ucapnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, tripartit telah menggelar pertemuan pertama dan optimistis UMK sudah ditetapkan dalam dua pertemuan berikutnya.
''Penetapan besaran UMK sama seperti KHL diharapkan mampu mengatasi kenaikan harga pada 2011,'' katanya.(ANT-028/A013/Btm1)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
