
Danrem Kaji Penempatan Pasukan di Pulau Terluar

Tanjungpinang (ANTARA News) - Komandan Korem 033/Wirapratama Kepulauan Riau, Kolonel Czi Zainal Arifin mengatakan sedang mengkaji penempatan pasukan tempur setingkat kompi di pulau-pulau terluar untuk mengantisipasi ancaman dan gangguan keamanan dari pihak luar.
"Saat ini sedang saya lakukan kajian dan baru diusulkan kepada pusat untuk dipertimbangkan," kata Zainal usai penutupan TNI Manunggal KB-Kesehatan di Tanjungpinang, Senin, 20 Desember 2010.
Zainal mengatakan, beberapa pulau terluar yang berbatasan dengan lima negara di Kepulauan Riau sudah ditempati pasukan tempur TNI Angkatan Darat, namun masih ada beberapa pulau yang masih belum ada pasukan.
"Saya rencanakan untuk ditempatkan di Anambas dan Tarempa serta beberapa pulau lain," ujar Danrem.
Menurut Danrem, personel pasukan Korem 033/Wirapratama untuk menjaga pulau-pulau terluar dari ancaman pihak luar sudah mencukupi walaupun beberapa keterbatasan berupa transportasi laut.
"Pasukan dari TNI AL dan Udara juga saling mendukung untuk menutupi kekurangan tersebut," katanya.
Namun dia berharap Korem 033/Wirapratama bisa menjadi Korem khusus karena wilayah Kepri 96 persen lautan, sehingga bisa ditunjang dengan transportasi laut untuk memudahkan pergerakan.
Di Kepri, menurut dia juga sudah ada empat Kodim dengan pasukan tempur dari Yonif 134/Tuah Sakti yang tersebar di Batam, Karimun, Bintan dan Natuna.
Ditambahkan Danrem, program manunggal yang dilakukan TNI di wilayah-wilayah terluar juga menjadi modal utama untuk menjaga kedaulatan negara dengan memberikan pelayanan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
"Kami yakin kedaulatan negara di daerah perbatasan terutama pulau-pulau terluar akan terjaga dengan meningkatkan pelayanan terutama pelayanan kesehatan, pendidikan kepada masyarakat setempat," ujarnya. (ANT-029/Btm1)
Pewarta :
Editor:
Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
