
Atribut Kampanye Pilkada Batam Akan Segera Ditertibkan

Batam (ANTARA News) - Atribut kampanye pemilihan kepala daerah Batam akan segera ditertibkan pada Senin (27/12) oleh Panitia Pengawas Pemilu Batam, Kepulauan Riau.
"Tanggal 27 Desember 2011, kami dan pihak-pihak terkait akan menertibkan atribut kampanye," kata anggota Panwaslu Batam Hariyanto di Batam, Selasa.
Ia mengatakan, penertiban atribut kampanye dilaksanakan bersama Komisi Pemilihan Umum Batam, Dinas Pendapatan Daerah, Dinas Kebersihan dan pemakaman serta Dinas Tata Kota Batam.
Penertiban, kata dia, dilaksanakan secara serentak di seluruh penjuru Kota Batam.
"Sekarang, Panwas Kecamatan sudah bekerja. Selain mengawasi kampanye, juga sudah mengingatkan tim-tim kampanye di kecamatan tentang atribut kampanye," kata dia.
Atribut kampanye yang akan dicabut, kata dia, adalah yang tidak membayar pajak dan berdiri di lokasi yang dilarang sesuai peraturan KPU.
Berdasarkan Keputusan KPU Batam Nomor 28/Kpts/KPU-Batam-031.436735/2010, pemasangan atribut kampanye di jalan arteri minimal berjarak 30 meter dari simpang dan 25 meter dari u turn. Sedangkan di jalan kolektor, atribut minimal berjarak dari simpang 25 meter
Sementara itu, atribut kampanye di Batam terlihat semrawut. Jarak antaratribut kurang dari satu meter di jalan-jalan protokol dan dipasang tanpa memperhatikan estetika.
Warga Batam juga mengeluhkan pemasangan atribut kampanye yang tidak teratur.
"Atribut sangat berantakan, sangat mengganggu pemandangan," kata warga Batam, Zulkifli.
Ia meminta, pihak terkait untuk melakukan pembersihan atribut yang dipasang mengabaikan ketentuan KPU, untuk menjaga estetika kota.
"Batam masih menjalankan Batam Visit Year 2010, banyak turis yang datang ke sini. Ini akan menjadi citra buruk bagi Batam," kata dia.
Pilkada Batam diikuti lima pasang peserta yang sudah ditetapkan KPU, Ahmad Dahlan-Rudi, Ria Saptarika-Zainal Abidin, Nada Faza Soraya-Nuryanto, Aripin-Irwansyah dan Amir Hakim Hanaehan Siregar-Syamsul Bahrum. (Y011/S023/Btm2)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
