
Panwaslu Karimun Masih Temukan Atribut Kampanye Pilkada

Spanduk atau baliho itu yang kita bersihkan. Dan hari ini, KPUD kembali mengundang kami untuk melakukan hal yang sama
Karimun (Antara Kepri) - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, masih menemukan atribut kampanye yang dibuat dan dipasang peserta Pemilihan Kepala Daerah 9 Desember 2015, terpampang di sejumlah ruas jalan dan tempat-tempat umum.
"Semalam kita sudah tertibkan dengan membongkar langsung, tapi hari ini kami masih mendapat laporan masih banyak yang belum dibongkar, termasuk di pulau-pulau," kata Ketua Panwaslu Karimun Mardanus di Tanjung Balai Karimun, Kamis.
Mardanus menjelaskan, atribut kampanye yang harus dibongkar atau dicopot adalah yang dibuat dan dipasang sendiri oleh pasangan calon, baik yang menjadi peserta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Karimun, maupun Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri.
Berdasarkan Peraturan KPU, lanjut dia, atribut kampanye disediakan oleh KPU setempat, dengan jumlah yang ditetapkan untuk setiap pasangan calon, termasuk titik-titik pemasangannya.
Namun, jauh sebelum penetapan pasangan calon yang baru dilakukan pada Selasa (25/8), para kandidat sudah memasang spanduk atau baliho berbau kampanye.
"Spanduk atau baliho itu yang kita bersihkan. Dan hari ini, KPUD kembali mengundang kami untuk melakukan hal yang sama," katanya.
Ia mengatakan, atribut kampanye yang masih ditemukan yaitu peserta Pilkada Karimun dengan nomor urut 1 dan 3. "Untuk pasangan no 2, belum kita lihat dan belum ada laporannya," tukas dia.
Ia juga mengatakan telah memberikan rekomendasi kepada KPUD Karimun agar memberikan sanksi bagi pasangan calon yang belum membersihkan atribut kampanye yang bukan dari KPUD, namun masih terpampang sejak tahapan kampanye dimulai.
"Surat rekomendasi itu sudah kita kirim ke KPU, namun KPU minta waktu beberapa hari untuk turun ke lapangan memantau secara langsung," ujarnya.
Pilkada Kabupaten Karimun diikuti tiga pasang calon, yaitu pasangan Aunur Rafiq (petahana)-Anwar Hasyim dengan nomor urut 1 yang diusung Partai Demokrat, Hanura, PDI Perjuangan, PKB, PAN dan NasDem, pasangan Agusriono-Ahmad Darwis dengan nomor urut 2 diusung PKS dan Gerindra, serta pasangan Raja Usman Azis-Zulkhainen dari jalur perseorangan.
Sedangkan Pilkada Provinsi Kepri diikuti dua pasangan calon, Soerya Respationo-Ansar Ahmad dan Muhammad Sani-Nurdin Basirun. (Antara)
Editor: F. C. Kuen
Pewarta : Rusdianto
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
