Logo Header Antaranews Kepri

Pasar Telaga Mas Karimun Difungsikan Pada 2011

Rabu, 12 Januari 2011 20:20 WIB
Image Print
Seorang pengendara sepeda motor melintas di depan kios Pasar Telaga Mas, Kelurahan Sei Lakam, Tanjung Balai Karimun, Rabu (12/1). Pasar tersebut terbengkalai sejak dibangun beberapa tahun lalu. (kepri.antaranews.com/Rusdianto)

Karimun (ANTARA News) - Direktur Pemasaran PT Multi Artha Sakarindo Yusriana Susanti Bakhtiar mengatakan Pasar Telaga Mas, Kolong, Kelurahan Sei Lakam, Tanjung Balai Karimun yang terbengkalai selama beberapa tahun akan difungsikan pada 2011.

"Tahun ini juga kami berencana memfungsikan Pasar Telaga Mas di kawasan Kolong," katanya di Tanjung Balai Karimun, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, Rabu.

Yusriana yang akrab disapa Ina mengatakan, terbengkalainya Pasar Telaga Mas selama beberapa tahun terakhir dikarenakan beberapa persoalan internal dan eksternal perusahaan.

"Masalah internal perusahaan sudah dapat teratasi, para pemegang saham sepakat untuk meramaikan pasar tersebut dengan kegiatan perdagangan," ucapnya.

Sedangkan masalah eksternal, kata dia, yaitu tidak beroperasinya terminal angkutan umum yang berada di samping pasar.

"Jika terminal tersebut difungsikan sebagaimana mestinya, kami optimistis pasar tersebut menjadi ramai," ucapnya.

Pasar Telaga Mas yang pembangunannya dikerjasamakan dengan Koperasi Pasar Karimun itu, belakangan sebagian kios di pasar tersebut berubah fungsi menjadi tempat tinggal warga, terutama dari kalangan tuna wisma dan warga miskin.

Sebagian besar kios di pasar tersebut mulai lapuk di makan usia karena dibiarkan dalam keadaan kosong.

Sementara, terminal yang berada di samping pasar difungsikan sebagai tempat uji kelayakan kendaraan roda empat.

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku menyewa salah satu kios di pasar untuk tempat tinggal.

"Sebagian besar pedagang terpaksa menyewakan kiosnya sebagai tempat tinggal dari pada dibiarkan kosong," ucapnya.

Beberapa pedagang, kata dia, menjadikan kios tersebut sebagai gudang barang dagangan yang kemudian dijual di Pasar Puakang.(ANT-HAM/S006/Btm2)




Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026