
Batam Libur 14 Hari Pada 2011

Batam (ANTARA News) - Pemerintah Kota Batam menetapkan libur dan cuti bersama pegawai negeri sipil sebanyak 14 hari sepanjang 2011.
"Ada 10 hari libur bersama dan empat hari cuti bersama," kata Kepala Bagian Humas Pemerintah Kota Batam Yusfa Hendri di Batam, Kamis.
Yusfa menyatakan hari libur tahun 2011 ditetapkan 10 hari yaitu 1 Januari libur Tahun Baru Masehi, 3 Februari Tahun Baru Imlek 2562, 15 Februari Maulid Nabi Muhammad SAW dan 5 Maret Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1933.
Lalu 22 April libur memperingati Wafat Yesus Kristus, 17 Mei Hari Raya Waisak Tahun 2555, 2 Juni tanggal 2 Kenaikan Yesus Kristus dan 29 Juni peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW.
Kemudian 17 Agustus Hari Kemerdekaan RI,30-31 Agustus Hari Raya Idul Fitri 1 dan 2 Syawal 1432 Hijriah dan 6 November Idul Adha 1432 Hijriah, 25 Desember Hari Natal, dan 27 Desember Tahun Baru 1433 Hijriyah.
Libur cuti bersama ditetapkan sebanyak 4 hari yaitu 29 Agustus, 1 dan 2 September cuti bersama Idul Ftri 1 Syawal 1432 Hijriyah, dan 26 Desember cuti bersama dalam rangka hari Natal.
Selain itu, ada juga cuti tahunan sesuai PP RI Nomor 24 Tahun 1976 tentang Cuti Pegawai Negeri Sipil Padal 4 ayat (2) adalah 12 hari kerja.
"Namun jumlah hari cuti tahunan harus dikurangi jumlah hari cuti bersama," kata Yusfa.
Ia mengatakan ketentuan hari cuti bersama dan libur bersama diatur dalam Surat Edaran Wali Kota Batam dengan nomor 94/BKD-PP/XII/2010 tertanggal 14 Desember 2010, yang mengacu Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Tenaga Kerja, Menteri Transmigrasi dan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Republik Indonesia Nomor.02 Tahun 2010, KEP.110/MEN/VI/2010 dan SKB/07/M.PAN-RB/06/2010 Tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2011 dan Surat Edaran Gubernur Kepri Nomor 0338/KdhKopri.003/12.10/1 Perihal-hari Libur Tahun 2010.
(Y011/A013/Btm1)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
