
Mahasiswa Minta Pelindo Tinjau Ulang Tarif Pelabuhan

Tanjungpinang (ANTARA News) - Gabungan dari berbagai elemen mahasiswa dan organisasi masyarakat berunjuk rasa di depan Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang, Kepulauan Riau meminta PT Pelindo meninjau ulang kenaikan tarif penumpang pelabuhan domestik, Sabtu.
Massa sekitar 30 orang dari BEM Fisip Universitas Maritim Raja Ali Haji (Umrah), Gerakan Aksi Mahasiswa, Forum Kota, Forum Silaturahmi Mahasiswa Lingga tersebut menggelar orasi di jalan sambil meminta sumbangan sebagai bentuk keprihatinan naiknya tarif masuk pelabuhan dari Rp2.500-Rp5.000.
"Kami meminta PT Pelindo I Cabang Tanjungpinang meninjau ulang kenaikan tarif penumpang dan juga nota kesepahaman dengan Pemkot Tanjungpinang yang diduga menyalahi peraturan pemerintah," kata aktivis BEM Umrah, M Syukron Hartanto.
Menurut dia, dalam PP Nomor 6 tahun 2009 tentang Jenis dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak Yang Berlaku Pada Departemen Perhubungan, tarif masuk penumpang pada pelabuhan kelas A hanyalah Rp1.500 dan untuk pengantar atau penjemput Rp.1000.
"Mengapa dalam nota kesepahaman Pelindo dengan Pemkot Tanjungpinang tarif masuk pelabuhan menjadi Rp5.000 per penumpang, untuk pusat Rp4.000, PAD Tanjungpinang Rp750 dan Rp250 untuk biaya operasional," tanya mereka.
Dia mengatakan, mahasiswa dan ormas akan mengajukan uji materi ke lembaga hukum terkait nota kesepahaman yang dibuat Pelindo dan pemerintah daerah itu.
Syukron juga menyayangkan tarif masuk pelabuhan langsung naik tanpa disosialisasikan terlebih dahulu setelah selesainya renovasi pelabuhan serta berubahnya kelas pelabuhan dari tipe B ke tipe A.
"Lebih tinggi dari Rp5.000 mungkin masyarakat mau terima, namun seharusnya disosialisasikan terlebih dahulu," katanya.
Permintaan mahasiswa untuk berdialog dengan Pelindo, Pemkot Tanjungpinang dan DPRD juga tidak pernah ditanggapi, kata Syukron.
Dalam aksinya, mahasiswa dan ormas menandatangani spanduk putih sepanjang 10 meter yang berisi penolakan naiknya tarif pelabuhan serta pengumpulan Rp1.000 yang akan disumbangkan kepada Wali Kota Tanjungpinang.
"Kami akan berikan spanduk dan uang yang terkumpul kepada Wali Kota Tanjungpinang, Suryatati A Manan pada Senin (4/4)," ujarnya.
(ANT-HM/S019/Btm3)
Pewarta :
Editor:
Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
