
CSR Migas Bangun Pendidikan Anambas

Batam (ANTARA News) - "Corporate Social Responsibility" dari perusahaan-perusahaan industri hulu minyak dan gas bumi membangun kualitas pendidikan di Kabupaten Kepulauan Anambas Provinsi Kepulauan Riau.
"Pengembangan pendidikan di Anambas sangat terbantu CSR dari perusahaan-perusahaan Migas," kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Anambas Herianto di Anambas, Jumat.
Terdapat empat Kontraktor Kontrak Kerjasama Badan Pelaksana Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi yang berproduksi kabupaten yang baru terbentuk.
Empat kontraktor itu memberikan kontribusi besar kepada pendidikan di Anambas melalui tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) berbentuk program pendidikan, beasiswa dan pembangunan sekolah.
Kepala Dinas Pendidikan mengatakan kontraktor Migas yang beroperasi di Anambas, Star Energi, membangun satu unit SMP Negeri di Siantan Tengah, Anambas.
"Sekolah itu diharapkan dapat menampung siswa-siswa kami agar tidak perlu sekolah jauh-jauh," kata Kepala Dinas.
Conoco Phillips, perusahaan Migas lain memberikan program pendidikan berupa pendampingan guru yang sudah berjalan setahun.
Program pendampingan dipercaya dapat menambah pengetahuan guru sehingga dapat memberikan pengajaran yang maksimal kepada siswa-siswi.
Menurut Kepala Dinas, program pendampingan terbukti menambah kualitas pendidikan dengan meningkatnya tingkat kelulusan siswa pada Ujian Nasional 2011 dibanding tahun sebelumnya.
Dari 325 siswa SMA di Kabupaten Kepulauan Anambas, hanya tiga siswa yang tidak lulus.
Selain program pendidikan, ada juga pemberian beasiswa kepada mahasiswa-mahasiswa Anambas yang menimba ilmu di Universitas terbuka yang diberikan Star Energi, kata Kepala Dinas.
"Kami berterimakasih dengan kontribusi yang diberikan perusahaan-perusahaan kontraktor Migas," kata dia.
Meski begitu, ia mengatakan harapan agar perusahaan industri hulu Migas dapat memberikan kontribusi lebih besar kepada daerah.
"Kami harap lebih besar, karena mereka telah mengeksplorasi kekayaan daerah," kata Kepala Dinas.
President and CEO Star Energy Ltd, Bret Mattes, mengatakan pemberian CSR merupakan komitmen perusahaan untuk tumbuh dan berkembang secara seimbang bersama masyarakat.
"Ini merupakan komitmen kami. Di manapun kami beroperasi, kami selalu memperhatikan kehidupan di sekitar kami," kata Mattes.
Pada 2010, Star Energi memberikan beasiswa kepada sekitar 900 pelajar Anambas dengan nilai Rp600 juta.
Sementara itu, Kepala BP-Migas, R. Priyono mengatakan perusahaan industri hulu migas berkomitmen menyalurkan dana CSR sebesar 28,5 juta dolar AS atau sekitar Rp 250 miliar.
Dari 28,5 juta dolar AS dana CSR, sebanyak 4,5 juta dolar AS di antaranya diperuntukkan untuk bidang pendidikan.
Menurut dia, pendidikan menjadi prioritas dalam penyaluran CSR.
Bantuan pendidikan yang diberikan berupa beasiswa dan membantu kelengkapan sarana dan prasarana pendidikan seperti pelatihan kepala sekolah dan guru di sekitar daerah operasi perminyakan.
Selain itu diberikan juga renovasi gedung, pembangunan laboratorium, pemberian buku-buku, dan kelengkapan mengajar.
Deputi Umum, BP-Migas, AS Rizal Asir mengatakan selain pendidikan, pihaknya menggalakkan program pengembangan masyarakat di bidang ekonomi, kebudayaan, kesehatan, lingkungan, serta fasilitas sosial dan fasilitas umum.
Program-program itu diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekitar. (ANT-YJN)
Pewarta :
Editor:
Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
