Logo Header Antaranews Kepri

LSM BPMigas Natuna Siapkan SDM

Jumat, 23 Maret 2012 08:12 WIB
Image Print

Natuna (ANTARA Kepri) - Ketua Badan Perjuangan Migas Natuna, Nazir mengungkapkan keseriusan lembaganya untuk mempersiapkan tenaga kerja siap pakai yang sebelumnya dilatih guna membantu pemerintah daerah.

"Kami konsen untuk mempersiapkan tenaga kerja yang siap pakai untuk perusahaan-perusahaan migas yang beroperasi di kawasan Natuna, karena Natuna merupakan daerah penghasil," sebutnya di Ranai, Kamis.

Sekurangnya ada empat program kerja yang dipaparkan Nazir yang semuanya mengarah kepada penyiapan tenaga kerja yang siap pakai.

"Tahun 2012 ini akan dilaksanakan program pelatihan tenaga kerja migas ke Cepu sebanyak sepuluh orang dan 12 orang untuk dilatih Bahasa Inggris selama setahun," bebernya.

Menurutnya dengan dana yang diberikan Pemkab Natuna sebesar Rp1,3 miliar merupakan tanggung jawab besar bagi pihaknya untuk turut memajukan Natuna ke depan.

"Anak Natuna mesti berperan di negerinya sendiri, jangan lagi jadi penonton dengan dalih SDM yang rendah," ucapnya sambil menerangkan lembaganya diakhir tahun siap diaudit guna mempertanggung jawabkan dana yang diperoleh lembaganya.

Walaupun diakuinya,saat ini SDM memang menjadi masalah. Karena itulah pihaknya konsen terhadap persiapan SDM agar benar-benar siap pakai melalui pelatihan-pelatihan.

Namun, lanjutnya, pihaknya tidak akan bertindak secara gegabah. BP Migas Natuna dalam melakukan program benar-benar dengan persiapan yang matang.

"Sebelumnya kami menjajaki ke pihak perusahaan, tenaga apa saja yang dibutuhkan, apa klasifikasinya, jangan sampai apa yang dikerjakan menjadi suatu yang sia-sia," katanya.

Dengan kata lain, lanjut dia, apa yang telah dipersiapkannya benar-benar yang dibutuhkan perusahaan. "Sehingga, anak-anak Natuna yang sudah tamat SMA dan sarjana tidak menganggur lagi," ujarnya.

Selain itu, pihaknya akan melakukan MoU dengan perusahaan tempat dimana dilakukan pelatihan. "Untuk bukti keseriusan perusahaan dan menjadi pegangan secara legal bagi kami," sebutnya.

Agenda penting lainnya, pihaknya bertandang ke Kontrak Kontraktor Kerjasama (KKS) dan juga ke Badan Pengelolaan Migas Jakarta," sebutnya.

Acara yang berjudul pemaparan program tersebut mengemuka acara silatuhrahmi bersama dinas pertambangan dan energi Natuna, kesbang, tokoh masyarakat, ormas dan OKP serta kalangan pers.

Selain untuk memperkuat jaringan, BP Migas Natuna sendiri untuk ke dalam juga memperkuat tim yang sudah dibentuk sebanyak empat tim yang akan bergerak di bidang kajian. Yakni, tim pariwisata, perikanan dan kelautan, migas dan lingkungan hidup.

"Selain tim lingkungan hidup merupakan tim yang akan kerja melakukan kajian potensi yang dimiliki Natuna. Untuk tim lingkungan hidup sendiri akan mengkaji dampak yang ditimbulkan dengan beroperasinya perusahaan migas," ulasnya.

Semua kajian tersebut, sambungnya akan diteruskan ke DPRD. "Kita ingin semua elemen bekerja sama dalam memajukan Natuna, satu misi dan visi serta yang terpenting satu pandangan," tutupnya.

(KR-RST/E010)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026