
Kunjungan DPRD Tangsel Dipersingkat Karena Anggotanya Meninggal

Batam (ANTARA News) - Kunjungan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten ke DPRD Batam dipersingkat karena seorang anggotanya, Abdul Rohim (55) meninggal mendadak dalam kunjungan tersebut.
"Kunjungan DPRD Tangsel berlangsung singkat tadi pagi," kata Kepala Bagian Humas dan Protokol DPRD Kota Batam, Tadjuddin di Batam, Jumat.
DPRD Kota Tangsel berkunjung ke Batam dalam rangka membandingkan masalah pemerintahan dan upaya peningkatan penghasilan asli daerah.
Rombongan Tangsel berkunjung ke Batam selama tiga hari dua malam.
Ia mengatakan rombongan DPRD Tangsel terdiri dari 22 orang yang tergabung dari Komisi I dan II disertai sekretariat dewan. Rombongan diterima dirinya dan perwakilan anggota Komisi II DPRD Batam, Asmin Patros.
"Anggota Komisi I tidak dapat menemui rombongan Tangsel karena sedang kunjungan ke kota lain," kata Tadjuddin.
Asmin Patros, kata dia, juga langsung ikut rombongan melihat jenazah dan berencana melepas kepergian jenazah ke Bandara Hang Nadim.
Jenazah rencananya akan diberangkatkan bersama beberapa anggota rombongan lainnya, Jumat siang sekitar pukul 13.40 WIB.
Seorang anggota DPRD Kota Tangerang Selatan Provinsi Banten Abdul Rohim (55) yang hendak melakukan kunjungan ke DPRD Kota Batam bersama 19 orang lainnya ditemukan tewas di Batam, Jumat sekitar pukul 04.00 WIB.
Polisi menduga korban tewas di satu hotel kawasan Batam Centre akibat penganiayaan karena ditemukan luka-luka di beberapa bagian tubuhnya.
"Pada kening, kedua tangan, perut, mulut korban penuh dengan luka. Pada tubuh korban juga penuh dengan pasir," kata Kapolesk Batam Kota AKP Heryana usai melakukan identifikasi korban di Rumah Sakit Otorita Batam (RSOB) Sekupang.
Menurut Keterangan Kapolsek, pihak kepolisian menerima informasi tewasnya Abdul Rohim saat korban telah dibawa ke Rumah Sakit Awal Bros (RSAB) Batam.
"Kami sampai di sana, korban telah tewas," kata dia.
Setelah dipastikan meninggal, jenazah korban dibawa ke ruang jenazah RSOB di Sekupang Batam untuk dilakukan identifikasi.
Namun polisi belum memastikan lokasi korban menghembuskan napas terakhir.
(ANT-YJN/N005/Btm3)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
