Logo Header Antaranews Kepri

Konjen Singapura Adakan Operasi Sumbing Gratis

Selasa, 21 Juni 2011 17:50 WIB
Image Print

Batam (ANTARA News) - Konsulat Jenderal Singapura di Batam dan Persatuan Warga Tionghoa Kepulauan Riau mengadakan operasi bibir sumbing gratis kepada masyarakat setempat sebagai rangkaian bakti sosial yang digelar perusahaan-perusahaan negeri jiran itu.

"Kegiatan ini untuk meningkatkan kerja sama keakraban dengan masyarakat dan pemerintah Indonesia," kata Konsul Konsulat Jenderal (Konjen) Singapura untuk Batam Raj Kumar di Batam, Selasa.

Operasi bibir sumbing itu dilaksanakan bekerja sama dengan Rumah Sakit Awal Bros pada 17 sampai 22 Juli 2011.

Raj mengatakan operasi bibir sumbing melibatkan 15 dokter dan beberapa perawat dari berbagai negara seperti Indonesia, Singapura, Myanmar, Uzbekistan, Vietnam dan Amerika Serikat.

Dana untuk operasi bibir sumbing itu diperoleh dari donatur warga Singapura dan perusahaan-perusahaan negara itu yang ada di Batam.

"Ini cara perusahaan Singapura membantu masyarakat Batam melalui kami," kata Raj.

Operasi bibir sumbing yang diberikan yaitu operasi bibir, palate (langit-langit terbelah) dan luka bakar di muka.

Operasi bibir dilakukan kepada penderita dengan usia minimal enam bulan, sedangkan operasi palate untuk penderita minimal satu tahun.

Di tempat yang sama perwakilan PSMTI Kepri, Randy Tan mengatakan persyaratan operasi bibir sumbing gratis ini yakni minimal 6 bulan ke atas dengan menunjukkan surat miskin dari pemerintah.

"Operasi ini kami fokuskan bagi keluarga miskin, tapi tidak menutup kemungkinan acara ini juga terbuka untuk umum," kata Randy.

Panitia, kata dia membatasi jumlah pasien hingga 150 orang.

Untuk pasien yang berada di luar Batam, ia mengatakan akan diberikan bantuan akomodasi untuk pasien dan seorang pendamping.

"Tapi harus lulus 'screening'," kata dia.

Keluarga pasien, kata dia, akan diinapkan di Asrama haji.

Akomodasi juga akab diberikan kepada pasien dan pendamping selama masa paska-operasi.

Sementara itu, Manager Operation Smile Singapore, Rachel Woon mengatakan ide bakti sosial berawal dari rasa keprihatinan.

"Bermula dari keprihatinan kita kepada warga Filipina, kita tangani, dan akhirnya organisasi ini berkembang dan banyak pendukung dana, akhirnya kita menyebar dengan tujuan kemanusiaan, di mana anak kini bisa tersenyum sempurna, percaya diri dalam menghadapi dunianya," kata dia.

Di Indonesia, operasi bibir sumbing gratis di Batam merupakan yang ketiga kali digelar Smile setelah Jakarta dan Makassar.

(ANT-YJN/M027/Btm3)



Pewarta :
Editor: Jo Seng Bie
COPYRIGHT © ANTARA 2026