Logo Header Antaranews Kepri

Kesbangpol Pekanbaru belum bersedia terima pengungsi Rohingyaa

Selasa, 19 Desember 2023 06:17 WIB
Image Print
Sebanyak 13 pengungsi asal Rohingya yang gagal diserahkan ke Kepala Kesbangpol Pekanbaru, karena pejabat dan staf Kesbangpol tidak dijumpai di kantor Kesbangpol tenayan Raya pekanbaru sehingga Tim Satgas PPLN membawa pengungsi untuk ditempatkan sementara di dua penampungan yakni Orchid dan Siak Resort di Pekanbaru, Senin (18/12) malam. ANTARA/Frislidia.

Pekanbaru (ANTARA) - Kesbangpol Pekanbaru belum bersedia menerima proses penyerahan sebanyak 13 pengungsi Rohingya oleh Tim Satgas Penanganan Pengungsi dari Luar Negeri (PPLN), Senin.

"Pada Senin (18/12) sore Tim Satgas PPLN Kota Pekanbaru sudah mengantar pengungsi ke Kantor Kesbangpol Pekanbaru, namun saat sudah berada di kantor tersebut, ternyata tidak ada penjabat atau staf yang menerima petugas dan pengungsi itu sehingga kami memutuskan menempatkan sementara di dua penampungan di Pekanbaru itu," kata Kepala Seksi Registrasi, Administrasi dan Pelaporan Rudenim Pekanbaru, Ungky di Pekanbaru, Senin.

Menurut Ungky, Kepala Kesbangpol Kota Pekanbaru adalah Ketua pelaksana Harian Satuan Tugas Penanganan pengungsi dari luar negeri (Satgas PPLN) Kota Pekanbaru.

"Berdasarkan alasan kemanusiaan, keselamatan dan keamanan maka mereka diinapkan sementara di dua tempat penampungan tersebut," kata Ungky lagi.

Kepala Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Pekanbaru, Panogu H.D. Sitanggang mengatakan ke-13 orang Rohingya tersebut telah berada di Kota Pekanbaru pada Rabu (13/12) pukul 22.00 WIB.

"Karena adanya penolakan dari warga sekitar maka ke-13 orang Rohingya tersebut diamankan oleh pihak Polsek Bukit Raya dan Polresta Pekanbaru di Sekitaran MTQ Pekanbaru Jl. Jenderal Sudirman Pekanbaru," katanya.

Pada Kamis (14/12) lalu, telah dilaksanakan penyerahan sebanyak 13 orang asing Warga Negara Myanmar etnis Rohingya dari Polisi Resor Kota Pekanbaru kepada Rudenim Pekanbaru.

Berikutnya berdasarkan hasil keputusan bersama rapat Satgas PPLN Kota Pekanbaru, ke-13 orang WN Myanmar (Rohingya) dititipkan sementara di Rumah Detensi Imigrasi Pekanbaru sampai menunggu hasil verifikasi oleh Perwakilan United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) Pekanbaru.

Setelah dilaksanakan pendataan identitas oleh petugas Rumah Detensi Imigrasi Pekanbaru dan proses verifikasi oleh Perwakilan United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) Pekanbaru pada Jumat (15/12) dikonfirmasi bahwa ke-13 WNA tersebut telah terdaftar sebagai Pencari Suaka pada United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) Indonesia.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pekanbaru belum bersedia terima 13 pengungsi Rohingya



Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026