
Disdik Kepri Gelar Rakor Pendidikan di Karimun

Karimun (ANTARA News) - Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau menggelar rapat koordinasi bersama seluruh kepala dinas pendidikan tingkat kabupaten/kota se-Kepri di Gedung Olahraga Badang Perkasa, Tanjung Balai Karimun, Kamis.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Yatim Mustafa mengatakan, rapat koordinasi bertujuan untuk mengevaluasi sejumlah program pendidikan, mulai dari ujian nasional, penyaluran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) hingga sinergitas penerimaan siswa baru di seluruh kabupaten dan kota.
"Rakor ini diharapkan melahirkan kerja sama yang baik antara provinsi dengan kabupaten/kota," ucapnya.
Kerja sama dan saling bersinergi, menurut dia akan menghemat anggaran dan efektivitas program peningkatan mutu pendidikan.
Menurut dia, salah satu program yang dibahas adalah sistem pendidikan berkarakter sebagaimana dicanangkan Gubernur Kepri HM Sani.
Peningkatan kualitas sumber daya manusia, lanjut dia, tidak akan terwujud jika tanpa pendidikan berkarakter.
"Disdik Kepri telah memasukkan pelajaran budi pekerti di sekolah. Baru-baru ini, kami telah melatih para guru tentang materi pelajaran budi pekerti," tuturnya.
Selain itu, kata dia, rakor juga membahas berbagai permasalahan yang menyebabkan siswa tidak lulus ujian nasional.
"Kita akan evaluasi sejauh mana tingkat keberhasilan pendidik. Bagi kabupaten yang meraih prestasi kelulusan terbaik kami ucapkan selamat, tetapi bagi yang masih rendah akan kita bahas dan kita carikan solusinya," ucapnya.
Kepala Dinas Pendidikan Karimun Harris Fadillah mengatakan penunjukan Karimun sebagai tuan rumah rakor merupakan penghormatan dan memotivasi para pendidik dalam menjalankan tugas-tugas di sekolah.
"Ini kesempatan kami untuk saling bertukar pikiran dalam mewujudkan program pendidikan untuk semua," ucapnya.
Rakor yang dihadiri ratusan guru juga menggelar orasi ilmiah yang disampaikan Dosen Universitas Maritim Raja Haji Tanjungpinang Ari Basuki.
(ANT-RD/Z003/Btm2)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
