
Lebaran - Ratusan Keluarga Napi Antre di Lapas Barelang

Batam (ANTARA News) - Ratusan orang warga antre saat ingin menjenguk anggota keluarga mereka yang tengah menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Barelang, Kota Batam, Rabu.
Beberapa warga yang ingin menjenguk keluarga mereka nampak membawa makanan khas Lebaran seperti opor ayam, rendang, kue kering dan ada juga yang membawa pakaian baru.
Mereka mengaku ingin memanfaatkan, kebebasan menjenguk anggota keluarga mereka di Lapas, agar nuansa Lebaran juga dirasakan para narapidana.
"Biar bagaimanapun mereka adalah keluarga kami, jadi tidak lengkap jika Lebaran tidak kumpul sama mereka," kata salah seorang pengunjung, Yulianti.
Hal serupa juga disampaikan, Sahrial yang ingin menjenguk adiknya yang tengah menjalani masa tahanan.
"Kami juga ingin berlebaran dengan mereka untuk memberikan dukungan moral agar adik saya tetap merasa ada yang memperhatikan dan agar saat bebas nanti bisa menjadi orang yang lebih baik," kata dia.
Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Barelang, Sutrisman di Batam, mengatakan, terjadinya antrean yang cukup panjang tersebut karena para anggota keluarga tidak mengetahui kalau Lebaran 2011 ini diberikan waktu menjenguk yang lebih lama.
"Mereka tidak mengetahui kalau tahun ini kami memberikan waktu menjenguk narapidana secara bebas selama empat hari. Tapi masyarakat hanya tahu hari ini saja diberi kebebasan menjenguk keluarga mereka," kata dia.
Padahal, kata Sutrisman, tahun ini Lapas Barelang memberikan waktu bagi keluarga narapidana untuk menjenguk keluarga mereka di tahanan hingga Sabtu (3/9).
"Kami memberikan waktu cukup panjang agar mereka tidak berdesak-desakan dan antre pada hari pertama Lebaran," ucap dia.
Menurut Sutrisman, bila mereka memilih menjenguk keluarga mereka pada hari ke-2 sampai hari ke-4 lebaran, maka tidak perlu terjadi antrean.
"Kami memberikan waktu menjenguk mulai pukul 10.00 WIB hingga 16.00 WIB," kata dia.
Saat hendak masuk ke Lapas para pengunjung akan diperiksa secara ketat.
"Kami tetap melakukan pemeriksaan, jangan sampai ada pengunjung yang memberikan barang-barang yang dilarang pada keluarga mereka di Lapas. Kami tidak mau kecolongan," kata Sutrisman.
(ANT-L/Z002/Btm1)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
