
PSMTI Tidak Akan Intervensi Hak Politik Anggotanya

Tanjungpinang (ANTARA Kepri) - Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau, tidak akan mengintervensi hak politik yang dimiliki anggotanya.
"Setiap anggota PSMTI memiliki hak untuk memilih dan dipilih, sebagaimana yang diatur dalam ketentuan yang berlaku," kata Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia Kota Tanjungpinang, Jeni, Selasa.
Jeni menegaskan, PSMTI tidak pernah mengintervensi anggotanya maupun warga Tionghoa lainnya untuk memilih salah satu calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang. Kebijakan itu juga dilakukan pada Pilkada Tanjungpinang tahun 2012.
"Pada pilkada yang telah berlangsung sekitar 4 tahun lalu, PSMTI juga memposisikan dirinya sebagai organisasi yang independen," ujarnya.
Menurut dia, PSMTI hanya melihat dan menganalisa perkembangan pesta demokrasi di Tanjungpinang, namun tidak mencampuri urusan politik. Organisasi itu juga tidak akan menerima intervensi politik dari seseorang atau kelompok tertentu.
"Kami menghormati kebebasan untuk memilih kandidat yang bertarung pada pilkada, karena PSMTI bukan organisasi politik, melainkan organisasi sosial yang berkembang karena aktif membantu anggotanya maupun masyarakat secara umum," ungkap Jeni.
Ia mengemukakan, jumlah warga keturunan etnis Tionghoa di Tanjungpinang cukup banyak, karena itu selalu menjadi perhatian bagi seluruh pihak yang memiliki kepentingan politik pada Pilkada Tanjungpinang tahun 2012.
"Meski tidak berpolitik, kami tetap membuka diri untuk berinteraksi dengan figur maupun organisasi lainnya, termasuk kepada pemerintah. Kami aktif mengikuti berbagai kegiatan yang diselenggarakan berbagai organisasi kemasyarakatan, partai politik maupun pemerintah," katanya.
Dua tokoh dari kalangan etnis Tionghoa kemungkinan akan mencalonkan diri sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang.
"Saya tidak perlu membeberkan namanya, karena masyarakat pasti sudah mengetahuinya," katanya.
Dua tokoh etnis Tionghoa yang hangat dibicarakan masyarakat adalah anggota DPRD Kepulauan Riau, Rudy Chua, berupaya untuk mencalonkan diri sebagai wakil wali kota, namun hingga sekarang Rudy belum mau membeberkan nama figur yang akan didampinginya.
Selain Rudy, mantan Ketua DPRD Tanjungpinang, Bobby Jayanto, yang saat ini menjabat sebagai Ketua Kadin Tanjungpinang juga akan mencalonkan diri pada Pilkada Tanjungpinang tahun 2012. Namun hingga sekarang belum diketahui apakah Bobby berupaya mencalonkan diri sebagai wali kota atau wakil wali kota.(KR-NP/E001)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
