
Aliran Air di Batam Masih Tersendat

Batam (ANTARA Kepri) - Aliran air bersih dari PT Adhya Tirta Batam (ATB) ke sejumlah wilayah Kota Batam belum sepenuhnya normal meski perbaikan kerusakan pipa sudah selesai pada Minggu (3/6) siang.
"Aliran air masih mati pada pagi dan sore tadi. Kalau siang sudah normal," kata seorang warga Batam Centre, Titin, Senin sore.
Ia mengatakan, sejak Minggu malam air sudah kembali mengalir setelah dua hari mati akibat perbaikan pipa yang dilakukan ATB, namun pada pagi hari kembali mati hingga siang hari.
Hal senada disampaikan Haris Warga Pelita, menurutnya, pada Senin pagi air kembali mati setelah pada Minggu tengah malam mulai mengalir.
"Air kembali mati pagi tadi, saat ngalir warnanya agak keruh," kata dia.
Manager Corporate Communication PT Adhya Tirta Batam (ATB), Enrico Moreno menyatakan aliran air sejumlah wilayah tinggi memang belum sepenuhnya normal.
"Minggu sekitar pukul 14.00 WIB perbaikan pipa sudah selesai dan air mulai dialirkan kembali. Namun beberapa titik terutama wilayah yang cukup tinggi belum sepenuhnya normal," kata dia.
Secara teknis, kata dia, air sebenarnya sudah mengalir ke seluruh jaringan di Batam dari Batam Centre, Nongsa, Bengkong, Batuampar, Lubuk Baja.
"Sejak Minggu siang air kembali mulai dialirkan, namun butuh waktu untuk kembali normal," kata Enrico.
Minggu (3/6), Enriko mengatakan, saat ini perbaikan pipa di kawasan Dam Duriangkang telah selesai. Namun untuk mengaliri sekitar 60-70 persen pelanggan air yang terhenti membutuhkan waktu bertahap hingga Senin.
"Secara umum memang sudah normal, cuma untuk daerah tinggi harus menunggu daerah yang lebih rendah terpenuhi dulu," kata dia. (KR-LNO/A013)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
