
Wagub Kepri Imbau Semua Pihak Menahan Diri

Tanjungpinang (ANTARA Kepri) - Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Soerya Respationo mengimbau semua pihak menahan diri terkait pertikaian dua kelompok massa di Hotel Planet Holiday Batam yang menyebabkan satu orang meninggal dan sepuluh orang dirawat di beberapa rumah sakit.
"Saya mengimbau semua pihak menahan diri. Kejadian itu jangan dikembangkan ke yang berpotensi menimbulkan hal-hal tidak diinginkan bersama," kata Soerya setelah menghadiri acara pisah sambut Danrem 033/Wirapratama di Tanjungpinang, Senin malam.
Soerya juga mengharapkan kedua kelompok yang bertikai bisa meredam emosi sehingga kondisi warga masyarakat Batam bisa guyub atau rukun kembali seperti biasa.
"Karena satu sama lainnya saling mengenal, maka kalau ada masalah hukum percayakan kepada aparat hukum untuk menanganinya," kata Wagub Kepri.
Ia juga mengharapkan semua permasalahan diselesaikan dengan pikiran yang jernih dan aparat hukum diharapkan memprosesnya sesuai hukum yang berlaku.
"Tidak ada persoalan yang tidak bisa diselesaikan dengan duduk bersama, mencari solusi agar situasi bisa kembali seperti sedia kala," katanya.
Wagub juga mengapresiasi pihak Polri dan TNI yang sigap dan segera mengambil langkah-langkap antisipasi agar aksi itu tidak meluas.
Soerya mengharapkan kepolisian segera mencari tahu dan menghentikan pihak-pihak yang menyebarkan isu melalui pesan singkat seolah-olah situasi Batam sangat mencekam akibat insiden Senin petang.
"Kalau perlu diambil tindakan tegas secara hukum, karena orang-orang seperti itu yang membuat suasana yang tidak kondusif," tegasnya.
Menurutnya, sebagian besar isu yang disebarkan melalui SMS itu tidak benar.
Kapolda Kepulauan Riau, Brigjen Pol Yotje Mende mengatakan korban luka-luka akibat terkena benda tajam, seperti anak panah dan benda-benda lainnya.
Saat melakukan penyisiran pada Senin petang, polisi berhasil mengamankan beberapa pucuk anak panah dan benda tajam yang digunakan kelompok yang bersengketa dari bagian belakang hotel.
Ia mengatakan, Senin malam, situasi hotel telah kondusif. Namun, dua peleton pasukan dari Polresta Batam Rempang dan Galang (Barelang) masih bersiaga untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
"Pasukan masih kami siagakan walaupun kondisi sudah terkendali. Kami juga akan melakukan patroli ke seluruh wilayah kota mengantisipasi kerusuhan meluas," kata dia.
Kapolda mengatakan memeriksa 28 orang diduga pelaku kerusuhan di Hotel Planet Holiday Batam.
"Ada 28 orang yang kini menjalani pemeriksaan di Polresta Barelang," kata Kapolda Senin malam.
Yotje mengatakan dari 28 orang tersebut sebagian menyerahkan diri dan sebagian ditangkap pascakerusuhan.
"Hampir semua yang menjalani pemeriksaan adalah kelompok yang diserang. yaitu kelompok Basri," kata dia.
Ia mengimbau pada sekitar 50 orang kelompok Toni yang melakukan penyerangan ke Planet Holiday Hotel, untuk segera menyerahkan diri ke Polresta Barelang.
"Kami akan menindak tegas kelompok yang melakukan kerusuhan. Kami mengimbau kelompok Toni dan kelompok Basri untuk segera menyerahkan diri," kata dia. (KR-HKY/A013)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
