Logo Header Antaranews Kepri

Panwaslu Tanjungpinang Senin Lantik Panwascam

Sabtu, 7 Juli 2012 21:01 WIB
Image Print

Tanjungpinang (ANTARA Kepri) - Panitia Pengawas Pemilu Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau berencana pada Senin pekan depan melantik 12 Komisioner Panitia Pengawas Kecamatan yang tertunda beberapa bulan akibat belum ada anggaran.

"Anggaran untuk Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) kini ada. Mudah-mudahan Senin (9/7) bisa kami lantik," kata Ketua Panwaslu Tanjungpinang, Mas Furqon di Tanjungpinang, Sabtu.

Mas Furqon mengatakan, pelantikan Panwascam seharusnya sudah dilakukan sejak beberapa bulan lalu, atau pada saat Komisi Pemilihan Umum menetapkan tahapan pemilihan kepala daerah.

"Sekarang prises pilkada sudah masuk di tahapan verifikasi berkas pendaftaran bakal calon peserta. Memang sudah sangat terlambat Panwascam dilantik," katanya.

Namun menurut dia, fungsi pengawasan oleh komisioner Panwaslu masih dapat berlangsung dengan baik, meski terdapat sedikit kendala.

Panwascam yang akan dilantik pekan depan itu, menurut Furqon sebanyak 12 orang untuk empat kecamatan di Tanjungpinang, masing-masing kecamatan terdapat tiga orang panwas.

Nama-nama 12 orang Panwascam itu sudah ditetapkan sejak lama berdasarkan hasil penyeleksian.

"Kami juga akan merekrut sejumlah relawan Panwas yang diperkirakan mencapai 400 orang untuk mengawasi tiap-tiap tempat pemungutan suara (TPS)," ujarnya.

Pemerintah daerah setempat menetapkan anggaran sebesar Rp1,5 miliar untuk Panwaslu Tanjungpinang. Anggaran yang dicairkan pada triwulan pertama tahun 2012 baru Rp49 juta.

Anggaran tersebut sudah habis terserap untuk menyewa ruko yang dijadikan kantor Panwaslu sebesar Rp35 juta dan biaya operasional lainnya.

Belum cairnya anggaran dari Pemkot Tanjungpinang itu membuat sejumlah pekerjaan Panwaslu terkendala, bahkan untuk membayar tagihan sambungan internet dari Telkom, Panwaslu tidak memiliki anggaran.

"Benar, hingga saat ini kami tidak bisa mengakses internet dari kantor. Sudah diputus karena belum bisa bayar tagihan," kata Furqon yang menyebut pemutusan sejak satu pekan terakhir.

Ke depan, Panwaslu Tanjungpinang juga membutuhkan anggaran untuk pelatihan dan bimibingan teknis Komisioner Panwascam yang segera dilantik. (KR-HKY/A013)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026