
Mendag Beri Penghargaan Pasar Aviari Batam

Batam (ANTARA Kepri) - Menteri Perdagangan Gita Wirjawan memberikan penghargaan kepada Pasar Aviari Kota Batam sebagai pasar tertib ukur, Senin.
Selain memberikan penghargaan, saat mengadakan kunjungan di Pasar Aviari, menteri juga memberikan sarana kemetrologian berupa pos ukur ulang dan timbangan pengganti sebagai kompensasi kepada pedagang yang sarana timbangannya sedang ditera ulang.
"Bila ada konsumen yang meragukan timbangan pedagang, bisa dilakukan penimbangan ulang barang belanjaanya di tempat tersebut," kata Gita.
Menteri mengatakan pasar Aviari telah dipersiapkan sebagai pasar tertib ukur di Kota Batam sejak awal 2012 sehingga alat ukur, takar, timbang, dan perlengkapan (UTTP) di pasar tersebut telah bertanda tera sah.
"Pedagang pengguna telah mendapatkan penjelasan langsung cara penggunaanya. Pengelola pasar juga tekah memiliki data yang valid tentang jumlah, jenis dan pemilik UTTP," kata menteri.
Sejak diterapkannya metrologi legal menjadi urusan pemerintah darah, kata menteri, diketahui bahwa kinerja pelayanan tera dan tera ulang UTTP maupun pembinaan dan pengawasan kemetrologian masih belum optimal yang mengakibatkan jaminan perlindungan terhadap konsumen terhadap kebenaran hasil pengukuran masih jauh dari yang diharapkan.
"Ini menjadi tugas pemerintah daerah untuk menjadikan urusan kemetrologian menjadi program prioritas melalui pembentukan unit kerja dan UPTD Metrologi Legal sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah 38/2007," kata Gita.
Menteri mengatakan, pada akhir 2011 Kementerian Perdagangan juga telah meresmikan Kota Singkawang, Kalimantan Barat, sebagai daerah tertib ukur pertama.
Sementara untuk 2012, kata dia, akan ditetapkan tiga daerah tertib ukur yaitu Kota Batam, Kota Balikpapan, dan Kota Surakarta.
"Pada 2010 ada 56 pasar di Singkawang yang dicanangkan sebagai pasar tertib ukur. Sementara pada 2012 dicanangkan 30 pasar termasuk Aviari Kota Batam," kata menteri.
Dalam kunjugan tersebut, menteri juga menjamin ketersediaan pangan di seluruh Indonesia memasuki Ramadhan 1433 Hijriah.
Ia mengatakan, kebutuhan pangan terjamin karena saat ini bertepatan dengan panen raya dan panen beberapa bahan pangan. "Sekarang sedang panen raya dan panen kentang, bawang merah. Pasokan beras terjamin," katanya.(KR-LNO/E005)
Editor: Dedi
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
