Logo Header Antaranews Kepri

Pulau Sekanak Terancam Krisis Air

Sabtu, 28 Juli 2012 05:27 WIB
Image Print

Batam (ANTARA Kepri) - Pulau Sekanak Kecamatan Belakang Padang Kota Batam Kepulauan Riau terancam krisis air karena satu-satunya waduk yang ada bocor.

"Jika dam tersebut bocor terus maka akan terjadi krisis air di Belakang Padang," kata pengurus Masjid An Nahar, Amir Bedu di Batam, Jumat.

Ia mengatakan waduk yang selama ini mengalirkan air bersih ke masyarakat pulau itu bocor dan mengkhawatirkan.

Selain itu, kepada Wali Kota, ia juga meminta pemerintah membangun tembok pengaman ombak di sekitar areal pemakaman umum di pulau itu.

Menurut dia, saat ini, pemakaman umum yang ada di pulau itu mengalami abrasi akibat kerap terkena hantaman ombak besar.

"Agar membangun tembok pengaman ombak sehingga abrasi ombak dapat di cegah," kata dia.

Sementara itu, Wali Kota Batam Ahmad Dahlan mengatakan berupaya memasukkan anggaran perbaikan waduk pada APBD 2013.

Untuk menghadapi masalah air di pulau, Wali Kota berharap dapat mengalirkan air bersih dari Pulau Utama Batam ke pulau-pulau sekitar.

"Saya harap suatu saat dialirkan air dari Batam ke Belakang Padang, sehingga permasalahan air dapat teratasi," kata dia.

Terkait permasalahan abrasi areal pemakaman, Wali Kota menginstruksikan Dinas Sosial dan Pemakaman untuk menganggarkan pembuatan batu miring atau penahan ombak agar abrasi yang terjadi di daerah pemakaman dapat dihindari.

Kepada warga pulau, Wali Kota meminta segera melakukan rekam data untuk e-KTP untuk menyukseskan program pemerintah pusat.

"Rekam data tersebut sebagai acuan bagi data-data selanjutnya, contoh kartu kredit atau paspor," kata dia.

Khusus untuk kecamatan Belakang Padang, Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau, mendatangi warga yang tinggal di pulau-pulau dan pesisir untuk merekam data KTP elektronik.

Masyarakat pulau pesisir di Kecamatan Belakang Padang mengalami kendala biaya untuk datang ke kantor lurah, sehingga petugas memutuskan "menjemput bola" ke beberapa pulau yang ramai penduduk.

Petugas menggunakan alat rekam jinjing khusus untuk masyarakat pesisir Kecamatan Belakang Padang.

Kecamatan Belakang Padang adalah satu dari tiga kecamatan kepulauan yang ada di Batam. (Y011/N005)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026