
Pemkot Ajak Masyarakat Borong Saham PLN Batam

Batam (ANTARA Kepri) - Pemerintah Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau mengajak masyarakat memborong saham PT Pelayanan Listrik Nasional Batam jika sudah "go public".
"Masyarakat mari beli saham, agar punya peran di PLN Batam," kata Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral Kota Batam Ahmad Hijazi di Batam, Sabtu.
Dia mengatakan, bila dengan membeli saham anak perusahaan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), maka masyarakat akan mempunyai rasa memiliki yang tinggi. Apalagi, perusahaan itu beroperasi di Batam.
Manajemen PLN Batam, kata dia, juga akan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat karena pemilik sahamnya adalah warga Batam.
Pemerintah kota, kata dia, masih mengkaji rencana pembelian saham PLN Batam.
"Bagi kita, kelistrikan masalah strategis," kata dia.
Apalagi, kata dia menambahkan, UU Kelistrikan bernafaskan otonomi daerah.
"Bagi pemda ini kesempatan, karena selama ini tidak memiliki porto folio di PLN Batam. Ini ada kesempatan bagi daerah, memfasilitasi, meregulasi, memanfaatkan memiliki dan sebagainya," kata dia.
Sebelumnya, Direktur Utama PT PLN Batam Dadan Koerniadipura mengatakan memberikan keutamaan saham kepada warga Batam dan Pemkot Batam.
Saat ini, rencana IPO PLN Batam dalam proses perizinan tertulis Menteri BUMN, mengingat induk perusahaan PLN Batam adalah PT PLN Persero.
"Izin lisan sudah, dan sekarang dalam proses izin tertulis," kata dia.
Secara prinsip, Menteri BUMN juga mendukung langkah PLN Batam "go public".
Mengingat masih dalam perizinan, maka jumlah saham yang akan dilepas ke pasar juga masih belum ditetapkan, kata dia.
Menurut dia, IPO adalah rencana terbaik dalam upaya pendanaan investasi PLN Batam.
Dalam periode lima tahun ke depan, kata dia, PLN Batam butuh investasi Rp5 triliun dan pada 2021 butuh Rp11,6 triliun untuk mengakomodir kelistrikan di Batam. (Y011/Y008)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
