Logo Header Antaranews Kepri

Pengejaran Perompak di Batam Libatkan Intelijen

Kamis, 6 September 2012 15:52 WIB
Image Print

Batam (ANTARA Kepri) - Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) Laksamana Muda (Laksda) TNI Sadiman menyatakan terus melakukan pengejaran terhadap perompak yang beraksi di HM LEO I kawasan Batam, Kepulauan Riau dan melibatkan intelijen.

"Hingga kini kami belum menemukan indikasi keberadaan para perompak itu. Namun kami terus berpatroli di laut, sementara di darat juga melibatkan intelijen," kata dia di Batam sesaat setelah berkoordinasi dengan jajaran TNI di Markas Komando TNI AL Batam, Kamis.

Sadiman menduga perompak yang berjumlah sekitar enam orang dan beraksi menggunakan kapal fiber ukuran kecil melarikan diri ke daratan Kepulauan Riau pascaberaksi.

"Kami sudah menyebar intelijen di darat, karena kemungkinan mereka lari ke darat setelah beraksi. Namun patroli di laut juga terus dilakukan," kata dia.

Pangarmabar juga menduga bukan pelaku profesional karena yang diarah hanya barang-barang di dalam kapal, bukan merebut kapal.

"Mereka hanya pelaku biasa, karena hanya mengarah barang-barang yang bisa langsung di jual untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Mereka bukan pelaku profesional," kata Sadiman.

Walaupun terjadi perompakan, kata dia, pada 2012 kasusnya jauh menurun jika dibandingkan pada 2011.

Petugas Kantor Pelabuhan Batam di Pelabuhan CPO Kabil, Djoko WS mengatakan, kapal tersebut berangkat Senin siang dari Kabil.

"Kapal tersebut hanya berkecepatan 4 knot saat menarik tongkang. Jadi meski sudah berlayar sekitar setengah hari, maka masih berada di perairan Batam," kata dia.

Selasa dinihari, Kapal HM LEO I yang menarik tongkang kosong dari Pelabuhan CPO Kabil dirompak di perairan sekitar Batam.

Perompak yang menggunakan kapal fiber tersebut naik ke atas HM LEO I dan menyekap 10 orang di ruang makan kapal termasuk seorang anggota Brimob dan merampas senjata jenis senapan serbu Steyr AUG dan satu magazin peluru.

Selanjutnya, perompak merampas barang-barang berharga di dalam kapal. Perompak akhirnya kabur setelah gagal menaiki tongkang yang berisi enam ABK dan seorang anggota Brimob. (LNO/R010)

Editor: Rusdianto



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026