
Wali Kota Batam Janji Selesaikan e-KTP

Batam (ANTARA Kepri) - Wali Kota Batam, Ahmad Dahlan berjanji untuk siap menyelesaikan target perekaman kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) yang dibebankan Menteri Dalam Negeri pada kota tersebut pada akhir Oktober.
"Masih ada waktu meskis ekarang baru tercapai sekitar 60 persen dari sekitar 700 ribuan target e-KTP Batam, kami akan tambah alat dan tampak operator untuk mencapai target yang dibebankan," kata Dahlan di Batam, Sabtu.
Dahlan mengatakan, sudah melakukan komunikasi langsung dengan Menteri Dalam negeri, Gamawan Fauzi mengenai hambatan yang dialami Batam sehingga terkesan lamban.
"Selama ini memang ada kendala dengan alat, namun kementerian berjanji akan menambah lima alat baru yang akan datang awal pekan depan. Jadi kami yakin masih terkejar," kata dia.
Dahlan mengatakan, selain di 12 kecamatan yang ada di Batam, perekaman e-KTP juga bisa dilakukan di sejumlah tempat perbelanjaan, Kantor Wali Kota Batam, Dinsa Kependudukan, kawasan-kawasan industri.
"Kami juga akan amenyediakan tim yang akan melayani secara keliling dengan peralatan dari kementerian. Intinya, semua warga yang memiliki KTP Batam atau yang ingin tinggal di Batam segera melakukan perekaman e-KTP," kata Dahlan.
Khusus bagi pegawai pemerintah kota, kata dia, bila tidak melakukan perekaman e-KTP tidak akan mendapatkan kenaikan pangkat meski golongannya mencukupi.
"Semua pegawai harus merekan e-KTP, kalau tidak, saya tidak akan menaikan pangkatnya meski secara golongan memenuhi syarat," kata dia.
Kepala Dinas Kependudukan Kota Batam, Sadri Kahiruddin mengatakan akan melakukan penyisiran pada sejumlah Dormitori kawasan industri di Batam untuk mempercepat perekaman.
"Kami terus melakukan pendataan dan penyisiran pada pekerja di dormitori. Bagi yang memiliki KTP Batam atau ingin menetap di Batam, diimbau segera melakukan perekaman," kata dia.
Ia mengatakan, selama ini minat penghuni dormitori untuk merekam e-KTP minim karena kesibukan mereka bekerja.(*)
Editor: Dedi
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
