Logo Header Antaranews Kepri

Ade Armando jadi komisaris PLN NP

Jumat, 4 Juli 2025 13:26 WIB
Image Print
Ilustrasi - Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ade Armando (kanan) bersama Politisi PDI Perjuangan Masinton Pasaribu (tengah) bersama dan Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid (kiri) menjadi pembicara saat diskusi pada Festival Pemilu di Jakarta, Minggu (28/1/2024). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/nym.

Jakarta (ANTARA) - Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ade Armando ditunjuk menjadi komisaris PLN Nusantara Power (NP) dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

“Benar. Kamis kemarin serah terima jabatan,” ucap Ade Armando kepada wartawan ketika dihubungi dari Jakarta, Jumat.

Kabar Ade Armando ditunjuk menjadi komisaris PLN Nusantara Power ramai diperbincangkan sejak tangkapan layar dokumen hasil RUPS tersebar di media sosial.

Nama Ade Armando naik daun sebagai pegiat sosial media yang secara vokal menyuarakan dukungan terhadap Presiden ketujuh Indonesia Joko Widodo (Jokowi).

Baca juga: Sidang pembacaan pledoi Hasto dijadwalkan pada 10 Juli 2025

Ia sempat menuai sorotan ketika dipukuli pada demo penolakan wacana perpanjangan masa jabatan presiden menjadi tiga periode tahun 2022, sebelum akhirnya bergabung dengan PSI pada 2023.

Ade Armando juga sempat tersandung kasus ketika mengkritik mahasiswa, khususnya Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Gajah Mada (UGM), yang menggelar aksi protes terkait politik dinasti.

Ade Armando menyebut bahwa BEM UI dan BEM UGM ironi karena sesungguhnya Daerah Istimewa Yogyakarta yang mempraktikkan politik dinasti. Hal itu disampaikan Ade Armando lewat akun X miliknya, @adearmando61.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Ade Armando ditunjuk jadi komisaris PLN Nusantara Power



Pewarta :
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026