Logo Header Antaranews Kepri

Pengamat: PDIP Kepri Perlu Hapus Citra Premanisme

Kamis, 22 November 2012 16:38 WIB
Image Print

Tanjungpinang (ANTARA Kepri) - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Provinsi Kepulauan Riau perlu menghapus citra premanisme yang terlanjur melekat di benak masyarakat, kata pengamat politik dari Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Raja Haji Tanjungpinang, Zamzami A Karim, Kamis.

"Butuh kerja keras dan komitmen di internal partai itu untuk menghilangkan citra negatif tersebut," tambah Zamzami, yang juga Ketua Dewan Pendidikan Tanjungpinang.

Citra premanisme di dalam tubuh PDIP Kepulauan Riau (Kepri) sempat dijadikan isu pada Pilkada Tanjungpinang 2012. Namun Lis Darmansyah, Wali Kota Tanjungpinang terpilih yang diusung PDIP berhasil meyakinkan pemilih bahwa PDIP bukan partai preman.

"Pengurus PDIP Kepri harus melakukan berbagai upaya untuk menghilangkan citra negatif itu, meski pada Pilkada Tanjungpinang mereka menang," ujarnya.

Menurut dia, strategi politik melawan citra negatif itu dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya dalam menentukan figur yang tepat menggantikan posisi Lis Darmansyah sebagai anggota DPRD Kepri, yang lagi hangat dibicarakan masyarakat.

Sikap PDIP sebaiknya sejalan dengan keinginan masyarakat. Jika salah menempatkan kader di DPRD Kepri, maka kesempatan untuk memperbaiki citra negatif itu tidak dapat berjalan dengan baik.

Karena itu, sarannya, PDIP harus melihat kepribadian dan sikap masing-masing caleg Kepri dapil Tanjungpinang, yang semuanya berpeluang menggantikan posisi Lis.

"Hal lain yang sebaiknya diperhatikan PDIP adalah keterwakilan perempuan di lembaga legislatif. Jika PDIP ingin menggarap suara wanita di Tanjungpinang, tentunya harus lebih banyak memiliki politisi perempuan," ungkapnya.(*)

Editor: Dedi



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026