
PBB peringatkan kematian "besar-besaran" di Gaza akibat serangan Israel

Istanbul (ANTARA) - Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres pada Kamis memperingatkan kematian dan kehancuran “besar-besaran” di Kota Gaza akibat serangan Israel, sembari menyerukan gencatan senjata.
"Sangat penting untuk segera mencapai gencatan senjata di Gaza, dan pembebasan tanpa syarat semua sandera, serta menghindari kematian dan kehancuran massal yang tak terelakkan akibat operasi militer terhadap Kota Gaza," ujar Guterres kepada wartawan.
Pernyataan itu dia sampaikan di sela-sela Konferensi Internasional Tokyo tentang Pembangunan Afrika (TICAD9) ke-9 di Kota Yokohama, Jepang, menurut pernyataan PBB.
"Keputusan otoritas Israel untuk memperluas pembangunan permukiman ilegal, yang akan memecah belah Tepi Barat, harus dibatalkan. Semua pembangunan permukiman merupakan pelanggaran hukum internasional," imbuh Guterres.
Pada 8 Agustus, Kabinet Keamanan Israel menyetujui rencana untuk menduduki Kota Gaza di bagian utara wilayah kantong tersebut.
Sebelum rapat Kabinet, kepala otoritas Israel Benjamin Netanyahu mengatakan dalam sebuah wawancara bahwa Israel bertujuan untuk menduduki Jalur Gaza sepenuhnya.
Kepala otoritas keamanan, Israel Katz juga pada Selasa menyetujui rencana untuk menduduki Kota Gaza.
Menurut rencana tersebut, sekitar 1 juta warga Palestina pertama-tama akan mengungsi ke selatan, sementara kota itu akan dikepung dan kemudian diduduki setelah serangan besar-besaran.
Sumber: Anadolu
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: PBB peringatkan kehancuran dahsyat di Gaza akibat serangan Israel
Pewarta : Katriana
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
