Pemkot Batam optimalkan sosialisasi agar masyarakat terima vaksin HPV

id kepri batam,hpv,vaksin,bias,dinkes

Pemkot Batam optimalkan sosialisasi agar masyarakat terima vaksin HPV

Beberapa siswi sedang menunggu untuk diperiksa oleh tenaga medis Puskesmas Belakangpadang Batam, Kepri pada Sabtu (26/7/2025). ANTARA/Amandine Nadja

Batam (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) optimalkan sosialisasi program vaksinasi Human Papillomavirus (HPV) untuk memastikan orang tua mendukung dan menerima kegiatan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS).

Kepala Dinas Kesehatan Batam, Didi Kusmarjadi menjelaskan dalam program BIAS, vaksinasi HPV ditujukan bagi anak perempuan kelas 5 dan kelas 9 dengan sasaran sebanyak 21.160 orang.

“Berdasarkan data 3 September, tercatat 14.776 anak telah menerima vaksin, atau sekitar 69,83 persen dari target,” katanya saat dihubungi di Batam, MInggu.

Ia menyebutkan dari 21 puskesmas yang melaksanakan vaksinasi, Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Rempang Cate dan Bulang yang berhasil mencapai target, sementara 19 puskesmas lainnya masih mengejar capaian.

“Jika dibandingkan dengan vaksinasi campak (measles), cakupan HPV memang lebih rendah karena masih ada orang tua yang menolak atau ragu,” ujarnya.

Untuk mengatasi hal tersebut, Dinkes Batam mengarahkan tenaga kesehatan di puskesmas agar melakukan sosialisasi yang menjelaskan proses medis secara sederhana dan memberikan bukti ilmiah bahwa vaksin HPV aman dan efektif mencegah kanker serviks.

“Kami telah melakukan sosialisasi kepada seluruh guru SD terkait pelaksanaan BIAS, lalu juga mengadakan penyuluhan di sekolah dan bertemu dengan orang tua murid agar mereka semakin paham bahwa vaksin HPV adalah investasi kesehatan jangka panjang,” kata dia.

Dalam program nasional, Didi mengatakan pemerintah pusat menyalurkan vaksin HPV bivalen yang efektif melindungi dari dua tipe HPV penyebab mayoritas kanker serviks, yakni tipe 16 dan 18.

“Jenis vaksin ini terbukti aman dan efektif diberikan pada anak perempuan usia sekolah dasar,” tambahnya.

Dinkes Batam berharap dengan pendekatan persuasif kepada orang tua, dapat meyakinkan bahwa vaksin tersebut penting untuk anak, terutama untuk perempuan di masa perkembangan.

Pewarta :
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026


Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE