
Pemekaran Batam Demi Kedaulatan NKRI

Batam (ANTARA Kepri) - Pemekaran Kota Batam dibutuhkan untuk menjaga kedaulatan Negara Kesatuan RI mengingat sebagian pulaunya merupakan pulau terluar.
"Inikan daerah perbatasan. Urgensi pemekaran ini untuk menjaga keutuhan NKRI," kata Ketua Lembaga Adat Melayu, Nyat Kadir, di Batam, Minggu.
Beberapa tokoh Batam, termasuk Nyat Kadir merencanakan pemekaran Batam menjadi Kota Batam dan Kabupaten Batam Kepulauan.
Nyat mengatakan Kota Batam memiliki ratusan pulau, yang sebagian di antaranya akan masuk dalam Kabupaten Batam Kepulauan.
Menurut dia, pulau-pulau pesisir Batam selama ini kurang mendapat perhatian dari pemerintah pusat dan pemerintah kota. Dengan menjadi kabupaten sendiri, maka diharapkan pulau-pulau pesisir akan berkembang.
"Nantinya menjadi kabupaten terdepan. Perhatiannya pun lebih besar," kata dia.
Namun, sebelum diajukan ke tokoh-tokoh penentu pembentukan kabupaten baru, ia mengatakan perlu diadakan studi kelayakan.
"Saya menyarankan agar dibuat studi kelayakan. Apakah kecamatan terpenuhi, penduduk cukup dan potensi ekonomi," kata dia.
Ia mengatakan rencana pembentukan Kabupaten Batam Kepulauan sudah diwacanakan sejak 2007.
Gubernur Kepulauan Riau Muhammad Sani mengaku bahwa belum menerima permintaan resmi pemekaran Kabupaten Batam Pesisir dari Kota Batam.
"Belum ada sampai ke saya," kata Gubernur.
Ia mengatakan wacana pembentukan kabupaten Batam Pesisir tidak menyalahi aturan. Namun, untuk mendirikan kabupaten atau kota baru harus memenuhi persyaratan.
"Kalau wacana boleh-boleh saja," kata dia. (ANTARA)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
