Logo Header Antaranews Kepri

Bantuan ke Gaza dilaporkan jauh di bawah kesepakatan gencatan senjata

Rabu, 22 Oktober 2025 10:57 WIB
Image Print
Truk yang membawa makanan dan pasokan medis milik Program Pangan Dunia (WFP) memasuki Gaza melalui perlintasan perbatasan Rafah, saat konflik penuh ketegangan antara Israel dan Hamas terus berlanjut, untuk mencapai Jalur Gaza (18/10/2025). ANTARA/Anadolu/Abed Rahim Khatib/pri.

Istanbul (ANTARA) - Kantor Media Pemerintah Gaza, Selasa (21/10), melaporkan bahwa hanya 986 truk bantuan kemanusiaan yang berhasil memasuki Jalur Gaza sejak gencatan senjata diberlakukan atau jauh di bawah jumlah yang disepakati.

Dalam pernyataannya, kantor media itu menyebut seharusnya 6.600 truk telah masuk hingga Senin malam. Rata-rata truk yang masuk sejak gencatan senjata dimulai tidak melebihi 89 unit per hari, dari target 600 truk harian yang disepakati.

“Hal ini menunjukkan berlanjutnya kebijakan pendudukan Israel yang menekan, membuat kelaparan, dan memeras kemanusiaan terhadap lebih dari 2,4 juta penduduk Gaza,” sebut pernyataan tersebut.

Sebanyak 14 truk berisi gas untuk memasak dan 28 truk membawa bahan bakar solar dilaporkan masuk untuk menopang operasional rumah sakit, toko roti, generator, serta layanan vital lainnya.

Namun, pemerintah menegaskan jumlah itu jauh dari cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar warga Gaza, yang memerlukan sedikitnya 600 truk bantuan setiap hari berisi makanan, obat-obatan, bahan bakar, dan gas agar kehidupan berjalan layak.

Sumber: Anadolu



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Bantuan ke Gaza jauh di bawah kesepakatan gencatan senjata



Pewarta :
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026