Logo Header Antaranews Kepri

Gedung Putih umumkan pembentukan Komite "Teknokratik" Gaza

Sabtu, 17 Januari 2026 12:09 WIB
Image Print
Fatah sebut Komite Gaza harus dipimpin otoritas Palestina (ANTARA/Xinhua)

Washington (ANTARA) - Gedung Putih pada Jumat (16/1) mengumumkan pembentukan komite "teknokratik" untuk mengawasi transisi kekuasaan di Jalur Gaza, sebagai bagian dari rencana Presiden AS Donald Trump untuk mengakhiri perang Israel di wilayah kantong Palestina itu.

Komite bernama National Committee for the Administration of Gaza (NCAG) itu akan bertindak sebagai badan pelaksana di lapangan.

Dipimpin Dr Ali Sha'ath, mantan wakil menteri Palestina di Otoritas Palestina, komite tersebut bertugas memulihkan layanan publik, membangun kembali institusi sipil, dan menstabilkan kehidupan Gaza.

Baca juga: Krisis kemanusiaan, 60 juta ton metrik puing di Gaza

Untuk mengawasi operasional di lapangan, dibentuk pula Dewan Eksekutif yang akan melibatkan sejumlah tokoh, termasuk Menteri Luar Negeri (Menlu) Turki Hakan Fidan; utusan khusus Trump, Steve Witkoff; menantu Trump, Jared Kushner; mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair, serta pejabat senior dari Uni Emirat Arab, Qatar, dan Mesir.

Sebagai otoritas tertinggi yang mengarahkan transisi kekuasaan di Gaza, Trump memimpin Dewan Perdamaian, yang beranggotakan antara lain Menlu AS Marco Rubio, Witkoff, Kushner, Blair, dan Presiden Kelompok Bank Dunia Ajay Banga.

Sumber: Anadolu



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Komite Gaza diumumkan, Trump pimpin arah transisi kekuasaan



Pewarta :
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026