Gaza (ANTARA) - Seorang bayi perempuan berusia tujuh bulan di Kota Gaza, Palestina meninggal pada Selasa pagi akibat cuaca dingin ekstrem yang melanda wilayah tersebut.
Berbagai sumber medis melaporkan bahwa bayi pemilik nama Shatha Abu Jarad meninggal di Kota Gaza akibat cuaca dingin yang parah.
Kematian Abu Jarad menambah jumlah anak yang meninggal di Jalur Gaza akibat cuaca dingin ekstrem sejak awal musim dingin menjadi sembilan orang, di tengah krisis bantuan kemanusiaan dan minimnya pasokan pemanas.
Sebelumnya pada Sabtu (17/1) seorang bayi berusia 27 hari juga meninggal akibat cuaca dingin ekstrem yang melanda Kota Khan Younis di Jalur Gaza selatan.
Sumber: WAFA
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Lagi, bayi di Gaza meninggal akibat cuaca dingin ekstrem

Komentar