Logo Header Antaranews Kepri

Kemenhaj Batam laporkan 636 jamaah haji masuk ke kloter 1, 2 dan 25 tahun ini

Rabu, 25 Februari 2026 10:18 WIB
Image Print
Simulasi lempar jumrah oleh jamaah calon haji (JCH) asal Batam yang dilakukan di Asrama Haji Batam, Kepri. (ANTARA/HO-Kemenhaj Batam)

Batam (ANTARA) - Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), melaporkan sebanyak 636 Calon Jamaah Haji (CJH) asal Batam tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 1, 2 dan 25 Embarkasi Batam pada musim haji tahun ini.

Kepala Kemenhaj Kota Batam Syahbudi merinci Kloter 1 berjumlah 222 orang terdiri dari 98 laki-laki dan 124 perempuan.

“Untuk Kloter 1, jamaah tertua atas nama Yunu usia 83 tahun, sementara yang termuda Khairul Fadhil Rusman usia 20 tahun,” ujarnya saat dihubungi di Batam, Rabu.

Pada Kloter 2 jumlah jamaah mencapai 236 orang, dengan rincian 109 laki-laki dan 127 perempuan, dengan jamaah tertua Syarifah Anisah usia 82 tahun dan termuda Ibrahim Maulana Bin Mulyawan usia 14 tahun.

Sementara Kloter 25 berjumlah 178 orang terdiri dari 80 laki-laki dan 98 perempuan. “Untuk Kloter 25, jamaah tertua Marpati dan Slamet Marjito usia 77 tahun, dan termuda Annisa Nur Arini usia 17 tahun,” kata dia.

Baca juga: Perkuat investasi, BP Batam jalin kemitraan strategis dengan Jerman dan Jepang

Sesuai jadwal, lanjutnya, Kloter 1 akan berangkat pada 22 April 2026, Kloter 2 pada 23 April 2026, dan Kloter 25 pada 21 Mei 2026.

Syahbudi mengatakan total 636 orang tersebut merupakan data jamaah murni dan belum termasuk petugas pendamping. Ia juga mengatakan data masih bersifat sementara dan berpotensi mengalami perubahan.

“Sementara ini datanya seperti itu, tetapi masih bisa saja berubah,” katanya.

Terkait persiapan keberangkatan, Kemenhaj Batam saat ini masih menunggu distribusi perlengkapan dari pemerintah pusat.

“Kami masih menunggu untuk koper haji yang dikirim dari pusat. Adapun suvenir dari pihak perbankan berupa pakaian ihram serta bahan batik haji nasional sudah dapat diambil langsung oleh jamaah di bank tempat membuka rekening haji,” kata dia.

Untuk dukungan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Batam, Syahbudi mengaku hingga kini belum menerima informasi terkait hibah atau suvenir tambahan bagi jamaah.

“Kami belum mendapat informasi terkait hibah atau suvenir dari Pemkot Batam,” kata dia.

Baca juga: Pemprov Kepri perkuat koneksi antarpulau, bangun 19 unit dermaga apung



Pewarta :
Editor: Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026