
BPGN Natuna ajak semua elemen dukung proses Geopark Natuna jadi UNESCO Global Geopark

Natuna (ANTARA) - Badan Pengelola Geopark Nasional (BPGN) Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung proses pengajuan geopark di daerah tersebut agar dapat ditetapkan sebagai UNESCO Global Geopark (UGG).
Sekretaris BPGN Natuna, Tukino, di Natuna, Selasa, mengatakan dukungan itu dapat diwujudkan melalui berbagai cara konkret. Pemerintah daerah, pelaku usaha, akademisi, komunitas, media massa, pemengaruh hingga generasi muda diharapkan mengambil peran aktif sesuai kapasitas masing-masing.
Menurut dia, media massa dan media sosial memiliki posisi strategis dalam memperkuat upaya tersebut. Media tidak hanya berfungsi sebagai sarana promosi wisata, tetapi juga sebagai ruang edukasi publik yang mampu menjangkau audiens lebih luas.
Melalui pemberitaan dan kampanye digital, kesadaran masyarakat lokal maupun internasional tentang pentingnya kekayaan geologi, keanekaragaman hayati, serta warisan budaya Natuna dapat terus ditingkatkan secara berkelanjutan.
Baca juga: Pemkab Natuna pasang internet gratis hingga ke sejumlah objek wisata
Ia menegaskan, pemahaman yang baik mengenai nilai geosite akan mendorong rasa memiliki dan tanggung jawab bersama. Dengan begitu, upaya pelestarian tidak hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi juga gerakan kolektif seluruh masyarakat.
“Kita membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak untuk mendorong Geopark Natuna menuju pengakuan UNESCO,” ucapnya.
Saat ini, kata dia, proses Geopark Natuna menuju UGG terus berjalan melalui berbagai tahapan penilaian dan pembenahan. Pada 2026 pihaknya berencana menjalin kerja sama dengan Geopark Ijen di Banyuwangi yang telah menyandang status UGG guna memperkuat kesiapan Natuna meraih pengakuan internasional.
"Kita gandeng Ijen agar Geopark Natuna bisa mengikuti jejak mereka," uja dia.
Baca juga: Pemprov Kepri gelar Gerakan Pasar Murah selama sepekan di Kota Tanjungpinang
Pewarta : Muhamad Nurman
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
