
Pemkab Natuna jalin kerjasama pendidikan dengan 11 kampus dan swasta migas

Natuna (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), tercatat menjalin kerja sama di bidang pendidikan melalui program beasiswa dengan 11 perguruan tinggi dan dua perusahaan minyak dan gas (migas).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bagian Kerja Sama Sekretariat Daerah Kabupaten Natuna Tukino di Natuna, Selasa, menjelaskan kerja sama tersebut awalnya dirintis di perusahaan migas yang beroperasi di daerah itu mulai tahun 2021. Melalui kemitraan tersebut, perusahaan membiayai pendidikan putra-putri asli Natuna di Politeknik Energi dan Mineral Akamigas.
Seiring waktu, lanjutnya, kerja sama terus berkembang dan mencakup sejumlah perguruan tinggi lainnya.
Tercatat hingga 2025 ada 13 kampus tempat penerima beasiswa melanjutkan pendidikan, meliputi Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya, Politeknik Energi dan Mineral Akamigas, Institut Teknologi PLN, Akademi Metrologi dan Instrumentasi (AKMET), Politeknik Ahli Usaha Perikanan, Universitas Pertamina, serta Universitas Telkom.
Selain itu Politeknik Ketenagakerjaan, Universitas Esa Unggul, Sekolah Tinggi Akuntansi Negara, Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, Universitas Riau Kepulauan, dan Politeknik Negeri Batam.
Baca juga: BPGN Natuna ajak semua elemen dukung proses Geopark Natuna jadi UNESCO Global Geopark
“Jenjang pendidikan yang ditempuh mulai dari diploma hingga strata satu,” ujarnya.
Ia menjelaskan skema pembiayaan berbeda di setiap perguruan tinggi. Sebagian mahasiswa memperoleh pembiayaan penuh, meliputi biaya pendidikan, tempat tinggal, hingga kebutuhan makan dan minum. Sementara itu ada pula yang hanya mendapatkan bantuan biaya pendidikan, dengan kebutuhan lainnya ditanggung pribadi.
Dari total 13 perguruan tinggi, kata dia, empat diantaranya memberikan fasilitas pembiayaan penuh. Namun pendanaan program ini tidak seluruhnya berasal dari pihak ketiga, karena pemerintah daerah juga mengalokasikan anggaran untuk mendukung keberlanjutan beasiswa tersebut.
Tukino menambahkan penerima beasiswa tidak ditunjuk secara langsung, melainkan melalui proses seleksi yang dilaksanakan masing-masing kampus. Pemkab Natuna berperan menyediakan sarana dan prasarana pendukung seleksi di daerah.
"Untuk 2026 kami sudah mulai menjajaki perluasan kerja sama baru dan telah membangun komunikasi dengan hampir seluruh perguruan tinggi mitra guna memperluas peluang pendidikan bagi generasi muda Natuna," katanya.
Baca juga: Kemenag ajak muslim shalat khusuf saat gerhana bulan total hari ini
Pewarta : Muhamad Nurman
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
