
Dukung program beasiswa, Pemkab Natuna jajaki kerja sama dengan 11 perguruan tinggi

Natuna (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau menjajaki kerja sama dengan 11 perguruan tinggi serta sejumlah perusahaan minyak dan gas (migas) untuk mendukung program beasiswa bagi pelajar di daerah tersebut.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bagian Kerja Sama Sekretariat Daerah Kabupaten Natuna Tukino di Natuna, Selasa, mengatakan pemkab telah menjalin komunikasi dengan perguruan tinggi dan perusahaan migas yang sebelumnya bekerja sama dengan pemerintah daerah.
Beberapa perguruan tinggi dan perusahaan, kata dia, telah merespons dan memberikan lampu hijau terkait kerja sama itu.
"Kami sudah melakukan komunikasi dengan hampir semua perguruan tinggi dan perusahaan migas yang sebelumnya menjalin kerja sama dengan pemda," katanya.
Melalui kerja sama tersebut, perguruan tinggi dan perusahaan migas memberikan beasiswa kepada anak-anak Natuna untuk melanjutkan pendidikan, mulai dari jenjang diploma hingga sarjana dengan berbagai skema.
Ia menjelaskan, pada kerja sama dengan perusahaan migas, pihak perusahaan biasanya menentukan perguruan tinggi tempat calon penerima beasiswa melanjutkan pendidikan. Sementara itu, kerja sama dengan perguruan tinggi dilakukan langsung antara Pemkab Natuna dan pihak kampus.
Baca juga: Baznas Batam salurkan bantuan ke 1.870 penerima manfaat dan 300 penyandang disabilitas
Di beberapa perguruan tinggi, skema pembiayaan dilakukan dengan sistem berbagi beban anggaran, di mana Pemkab Natuna juga turut menanggung sebagian biaya pendidikan.
Berdasarkan data Bagian Kerja Sama Natuna, hingga 2025 terdapat sekitar 190 pelajar asal Natuna yang telah menerima beasiswa melalui program tersebut.
Perguruan tinggi tujuan penerima beasiswa antara lain Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya, Politeknik Energi dan Mineral Akamigas, Institut Teknologi PLN, Akademi Metrologi dan Instrumentasi (AKMET), Politeknik Ahli Usaha Perikanan, Universitas Pertamina, serta Universitas Telkom.
Selain itu, terdapat pula Politeknik Ketenagakerjaan, Universitas Esa Unggul, Sekolah Tinggi Akuntansi Negara, Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, Universitas Riau Kepulauan, dan Politeknik Negeri Batam.
"Beasiswa yang diberikan ada yang mencakup biaya pendidikan sekaligus biaya hidup, namun ada juga yang hanya menanggung biaya pendidikan," ujar Tukino.
Meski demikian dalam skema kerja sama tersebut, pembayaran pembiayaan pendidikan didominasi oleh perguruan tinggi dan perusahaan migas, sementara Pemkab Natuna menyediakan sarana dan prasarana untuk pelaksanaan proses seleksi penerima beasiswa.
Baca juga:
Disnakertrans Natuna buka posko layanan pengaduan THR Idul Fitri 2026
Sembilan ABK KM Makmur Jaya yang terbalik di Bintan ditemukan selamat
Pewarta : Muhamad Nurman
Editor:
Nadilla
COPYRIGHT © ANTARA 2026
